Masihkah Dia Di Sana



Oleh: Sudono Syueb
Alumni Ponpes YTP, Kertosono

harianindonesiapost.com-Kadang rindu menyusup dalam sepi 
Sendiri

Teringat desa Dengok yang selalu seger di pagi hari
Hembusan angin gunung menyertai 
Semburat merah maron mentari
Menambah indahnya romansa pagi

Aku masih di sini
Menanti sahabat sejati
Kala bersama ngaji
Diwuruk ustadz Mufti
Mungkin dia juga teringat ngaji
Diwulang ustadz Mufti
Di ruang sekolahan
Semua sudah pulang
Tinggal dia sendiri
Rasanya pingin nangis, katanya

Dia tak tahu
Kalau aku menunggunya pulang
Di luar
Agar bisa pulang 
Berdua susuri gelap malam

Tapi...
Dia pulang dengan berlari
Sambil sesenggukan
Tinggalkan aku sendiri

Kini....
Apakah dia masih di sana
Merawat bunga 
Sekar petak namanya
Putih warnanya
Harum baunya
Seharum aroma desa Dengok
Perpaduan antara laut dan tanah tegalan

Mengulik desa Dengok
Garahi kangen masa lalu, katanya

Aku juga kangen
Pada bau tanah desa
Pada purnama di malam hari
Pada camar laut
Pada masa di mana
Kita pernah bersama

Sidoarjo, 10-2-2021

Post a Comment

0 Comments