About Me


MAKLUMAT DEWAN DA’WAH ISLAMIYAH INDONESIA TENTANG PELAKSANAAN PROGRAM VAKSINASI COVID-19

Laporan: Sudono Syueb


Harian Indonesia Post.com Jakarta-Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) mengeluarkan Maklumat No:002/ SU-DD/ I/ 1442 H/ 2021 M, tentang Pelaksanaan Program Vaksinasi Covid 19 sebagai berikut: 


Bangsa Indonesia sedang diuji oleh Allah ‘Azzawajalla dengan berbagai musibah. Salah satunya adalah Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir satu tahun. Karena itu, perlu 

usaha sungguh-sungguh dari berbagai pihak, agar musibah yang menimpa bangsa ini segera dicabut oleh Allah ‘Azzawajalla.

Memperhatikan banyaknya permintaan masyarakat dan pengurus Dewan Da’wah di 

seluruh Indonesia tentang sikap dan pandangan Dewan Da’wah terhadap program vaksinasi 

Covid-19 yang sedang diusahakan pemerintah. Pengurus Dewan Da’wah memandang perlu 

untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat dan pengurus Dewan Da’wah di seluruh 

Indonesia tentang masalah tersebut. Adapun sikap dan pandangan Dewan Da’wah adalah 

sebagai berikut:


1. Dewan Da’wah mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya kaum muslimin, untuk 

bersatu padu mengatasi pandemi Covid-19 secara sungguh-sungguh dengan 

senantiasa mendekatkan diri kepada Allah, bertobat kepada-Nya, memohon 

pertolongan-Nya, dan selalu melaksanakan ikhtiar menjaga kesehatan sesuai panduan 

protokol Covid-19 yang telah ditetapkan para ilmuwan yang memiliki otoritas di bidangnya. 


2. Dewan Da’wah berpandangan bahwa vaksinasi yang halal dan aman adalah salah 

satu cara mengatasi penyebaran virus, bukan satu-satunya cara. Sehingga dalam 

pelaksanaannya diharapkan program vaksinasi dapat diikuti dengan keseriusan dalam

menjalankan kebiasaan hidup sehat dan bersih dengan senantiasa memperhatikan protokol kesehatan.


3. Dewan Da’wah meyakini bahwa aspek pertama yang harus dipenuhi dalam hal 

vaksin adalah aspek syar’i, agar tindakan medis ini mendapat ridha dari Allah 

‘Azzawajalla. Karena itu kehalalan vaksin harus benar-benar terjamin. Dalam hal ini

Dewan Da’wah mendukung keputusan lembaga yang memiliki otoritas dan

terpercaya dalam penetapan status kehalalan vaksin tersebut.


4. Dewan Da’wah Menghimbau pemerintah untuk bersikap terbuka dan transparan dalam masalah kebijakan vaksin, dengan melibatkan ormas-ormas keagamaan serta mengajak para pakar dalam berbagai disiplin ilmu untuk memberikan edukasi dan pencerahan kepada masyarakat.

5. Dewan Da’wah menghimbau kepada pemerintah, khususnya dalam pelaksanaan 

vaksinasi agar menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kehalalan, kesucian dan 

keamanan vaksin, maka diperlukan transparansi dalam menelitinya. Demikian pula 

penggunaannya dimulai dari kepala Negara, para pejabat tinggi dan seterusnya serta dilakukan secara terbuka.


6. Dewan Da’wah menghimbau kepada pemerintah khususnya tenaga teknis bidang

kesehatan, dalam melaksanakan vaksinasi senantiasa memperhatikan faktor 

individual. Oleh karena ada kelompok orang yang termasuk dalam kategori 

kontraindikasi diberikan vaksin.


7. Dewan Da’wah menghimbau kepada pemerintah, dalam pelaksanaan vaksinasi agar memberikan pilihan kepada masyarakat dan tidak memaksakannya apalagi disertai ancaman atau sanksi denda.

Karena hal demikian telah diatur dalam Undang-Undang

Kesehatan RI. No. 36 tahun 2009 pasal 5, point (1), (2) dan (3).


8. Dewan Da’wah mengajak seluruh masyarakat muslim Indonesia untuk senantiasa 

mendekatkan diri kepada Allah dan berdoa, memperbanyak istighfar, bertobat, serta 

tetap sabar dan bertawakal agar Negara Kesatuan Republik Indonesia ini segera 

dijauhkan dari wabah, musibah dan fitnah. 


Demikian maklumat Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia ini disampaikan agar menjadi 

perhatian dan pencerahan bagi masyarakat dan pengurus Dewan Da’wah di seluruh tanah air.

Semoga Allah ‘Azzawajalla melindungi kita semua. 


Jakarta, 12 Januari 2021 M/ 28 Jumadil Awwal 1442 H


Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia

Prof. Dr. KH, Didin Hafidhuddin, M.Sc

Ketua Pembina

Dr. H. Adian Husaini, M.Si

Ketua Umum

Cp: 0811-1111-5570 (Bidang KESRA Dewan Da’wah)

Post a Comment

0 Comments