About Me


Kumpulan Puisi Alumni YTP: ANGIN 2000, ANGIN GUNUNG, ANGIN SEPOI SEP0I & ANGIN KEHIDUPAN

OLEH; Zainul Muttaqin, Sudono, Murtadlo & lhsanuddin


Harian Indonesia Post.com Berikut ini ada kumpulan puisi ringan karya alumni ponpes YTP, Kertosono, yang sempat mampir di Lapak Dialog Peradaban Alumni YTP. Monggo dinikmatj sambil nyeruput kopi GeReng...


ANGIN 2000


Oleh: Zainul Muttaqin Sa'i



Angin sekarang membawa kata nan video

Saraf tua nan muda sulit lari dari hembusannya

Bila anginnya kencang korbannya frustasi

Adapun anginnya yang sepoi bikin nyenyak istirahat

Badan bugar segar


Angin sekarang angin cerdas nan gila-gilaan

Cari duit nan kekuasaan minta persetujuan angin

Rekayasanya segede halilintar

Faktanya angin pentil sepeda mini


Angin sekarang angin modern

Bukan angin purba


Angin sekarang angin pasar

Pasar dusta nan pasar kejujuran masing remang-remang  karena hakikat angin

Andaikan jadi pembeli yang bijak lagi teliti


Sedayulawas, 01-10-2021

********


Angin Gunung


Oleh: Sudono



Angin gunung menggunung

Mendorong laju perahu memecah gelombang

Perahu nelayan

Gemuruh ombak menerjang

Menuju sarang ikan

Di pagi buta hingga siang


Angin gunung berhembus semriwing

Bawa aroma nenek moyang

Menyapa sanak kadang

Segaaar....

********


Angin Sepoi Sepoi


Oleh: Murtadlo


Angin sepoi-sepoi membawa kesyahduan suasana 

Angin semilir menggerakan dedaunan melambai nan elok dipandang

Angin barat mengehentikan aktivitas sejenak para nelayan

Angin jibut memporak porandakan serta menerjang apapun yang menghadangnya


Sebagai ujian buat hamba-Nya

Apakah ia bersyukur

Apakah ia takabur atau

Bahkan ia kufur

Dan nikmat Tuhanmu yang mana lagikah yang engkau dustakan...

*******


Angin Kehidupan


Oleh: Ihsanuddin


Angin adalah duta kehidupan

Duta Allah Dzat kang murbo ingdumadi

Baik dilingkungan flora maupun fauna

Kadang angin ada yang menyertai

Hujan lebat menuwai badai

Haruskah kau sebut angin radikal

Karena keras susah ditangkal

Menghempas gedung maupun kapal

Insan dan hewan jatuh terpental

Sementara angin makhluk tak berakal


Ingatlah wahai insan beriman 

Tiada sesuatu yang sia-sia

Semua terjadi titah yang Mahakuasa

Hidupkan akal insan yang taqwa

Post a Comment

0 Comments