About Me


Riya' Itu Syirik Kecil


Oleh: Sudonho Syueb

(Alumni Ponpes YTP, Kertosono)

Harianindonesiapost.com Diriwayatkan dari Abu Said Ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, yg artinya:
"Maukah kamu aku beritahu tentang sesuatu, yang lebih aku khawatirkan menimpa kalian dari pada Al Masih Dajjal?
Para sahabat menjawab, "Tentu ya Rasulullah". Beliau pun bersabda, "Syirik yang tersembunyi, yaitu ketika seseorang berdiri melakukan shalat, dia perindah shalatnya itu karena mengetahui ada orang lain yang memperhatikannya" (HR Imam Ahmad)

Syirik tersembunyi itu lazim disebut RIYA'. Arti Riya' adalah berbuat baik karena orang lain.
Sementara itu Allah tidak mau dipersekutukan  dengan pihak lain. Itu berarti amalan ibadah karena riya' berarti menpeesekutukan Allah dengan pihak lain.

Dalam QS. Al Kahfi ayat 110 Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

قُلْ اِنَّمَاۤ اَنَاۡ بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ يُوْحٰۤى اِلَيَّ اَنَّمَاۤ اِلٰهُكُمْ اِلٰـهٌ وَّا حِدٌ ۚ فَمَنْ كَا نَ يَرْجُوْا لِقَآءَ رَبِّهٖ فَلْيَـعْمَلْ عَمَلًا صَا لِحًـاوَّلَايُشْرِكْ بِعِبَا دَةِ رَبِّهٖۤ اَحَدًا
"Katakanlah (Muhammad), Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang telah menerima wahyu, bahwa sesungguhnya Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Maka barang siapa mengharap pertemuan dengan Tuhannya, maka hendaklah dia mengerjakan kebajikan dan janganlah dia menyekutukan dengan sesuatu pun dalam beribadah kepada Tuhannya."
(QS. Al-Kahf 18: Ayat 110)

Ayat tersebut menunjukkan bahwa amal ibadah tidak di terima oleh Allah  kecuali bila memenuhi 2 syarat. Pertama, ikhlas semata karena Allah, tidak ada syirik di dalamnya sekalipun syirik kecil seperti riya'. Kedua, sesuai dengan ketentuan Rasulullah SAW, karena suatu amal disebut shalih jika ada dasar perintahnya dalam agama.

Allah tidak butuh persekutuan, sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan Abu Hurairah berikut ini:
Aritinya,"Aku adalah dzat yang paling tidak membutuhkan persekutuan. Barang siapa mengerjakan suat amal dicampur perbuatan syirik padaKu, maka Akum tinggalkan dia (dan tidak aku terima) amal syiriknya itu" (HR Muslim)

Post a Comment

0 Comments