About Me


RINDU SHALAT BERJAMA'AH DI MASJID SARANA HAPUS DOSA


0leh: Sudono Syueb


Harianindonesiapost.com Merindukan datangnya waktu shalat dan menuju masjid untuk sholat berjamaah termasuk sarana untuk menghapus dosa dan meninggikan derajat. Nabi SAW bersabda:

عن أبي هريرة – رضي الله عنه: أنَّ رَسُول الله – صلى الله عليه وسلم – قَالَ: «ألا أدُلُّكُمْ عَلَى مَا يَمْحُو اللهُ بِهِ الخَطَايَا، وَيَرْفَعُ بِهِ الدَّرَجَاتِ؟» قَالُوا: بَلَى يا رَسُول اللهِ؟ قَالَ: «إسْبَاغُ الوُضُوءِ عَلَى المَكَارِهِ، وَكَثْرَةُ الخُطَا إلَى المَسَاجِدِ، وَانْتِظَارُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الصَّلاَةِ، فَذَلِكُمُ الرِّبَاطُ، فذَلِكُمُ الرِّبَاطُ». رواه مسلِم.
Dari Abu Hurairah r.a. bahwasanya Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda: “Sukakah engkau semua kalau saya tunjukkan akan sesuatu amalan yang dapat melebur semua kesalahan dan dengannya dapat pula menaikkan beberapa derajat?” Para sahabat menjawab: “Iya, wahai Rasulullah.” Beliau Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Yaitu menyempurnakan wudhu’ atas hal yang tidak disenangi, banyaknya melangkahkan kaki untuk ke masjid dan menantikan shalat sesudah melakukan shalat. Itulah yang disebut ribath (jihad fisabilillah).” (Riwayat Muslim)

Di samping itu duduk manis di masjid menunggu waktu sholat berjamaah, maka lama waktu menunggu itu pahalanya dihitung seperti sholat. Rasulullah SAW bersabda;

لاَ يَزَالُ أَحَدُكُمْ فِى صَلاَةٍ مَا دَامَتِ الصَّلاَةُ تَحْبِسُهُ، لاَ يَمْنَعُهُ أَنْ يَنْقَلِبَ إِلَى أَهْلِهِ إِلاَّ الصَّلاَةُ
“Salah seorang di antara kalian dianggap terus menerus di dalam sholat selama ia menunggu sholat di mana sholat tersebut menahan nya untuk pulang, tidak ada yang menahanya untuk pulang ke keluarganya kecuali sholat.” (H.R. Bukhari & Muslim)

Malaikat pun mendoakan dan memohonkan ampunan kepada Allah untuk orang orang yang duduk selama menunggu sholat berjamaah. Nabi SAW bersabda:

أَحَدُكُمْ مَا قَعَدَ يَنْتَظِرُ الصَّلاَةَ فِيْ صَلاَةٍ مَا لَمْ يُحْدِثْ تَدْعُوْ لَهُ الْمَلاَئِكَةُ :اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ اَللَّهُمَّ ارْحَمْهُ
“Tidaklah seseorang diantara kalian duduk menunggu sholat, selama ia berada dalam keadaan suci melainkan para Malaikat akan mendoakannya. “Ya Allah ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia.” (H.R. Muslim)

Selama duduk Nabi SAW menyuruh kita berdoa sep sabdanya:

إِنَّ الدُّعَاءَ لاَ يُرَدُّ بَيْنَ الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ فَادْعُوا
“Sesungguhnya doa yang dipanjatkan diantara adzan dan iqomah tidak akan pernah ditolak, karena itu berdoalah.” (H.R. Ahmad)

Post a Comment

0 Comments