About Me


Pernyataan Sikap DDII atas Tragedi Penembakan terhadap Laskar Khusus Front Pembela Islam (FPI)


Laporan: Sudono Syueb

Harianindonesiapost.com Dalam suratmya Nomor : 176/SU-DD/ XII/1442/2020, DDII Pusat mengeluarkan pernyataan sikap isinya sebagai berikut:

Mencermati pemberitaan di media massa dan informasi yang beredar di media sosial 
tentang tragedi penembakan terhadap Laskar Khusus Front Pembela Islam (FPI) hingga 
meninggal di Tol Karawang pada tanggal 07 Desember 2020 pukul 00:30 tengah malam, maka 
Pengurus Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia menyatakan sikap sebagai berikut :
1. Sangat menyesalkan terjadinya tragedi penembakan tersebut karena berpotensi 
menimbulkan kegaduhan baru. Merupakan kewajiban negara untuk melindungi warga 
negaranya sesuai amanat konstitusi apalagi jatuhnya korban nyawa untuk kasus yang 
seharusnya dapat diselesaikan secara beradab dan bermartabat. Allah SWT. mengutuk keras 
pembunuhan kepada manusia walaupun satu nyawa saja sesuai Firman Allah SWT. pada surat 
Al-Maidah ayat َ32

Artinya : Barangsiapa membunuh seseorang, bukan karena orang itu membunuh orang lain, atau bukan karena berbuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh semua manusia. 
Begitu pula hadis Rasulullah SAW. dari Al-Barra' bin Azib radhiyallahu 'anhu, mengatakan :

"Hilangnya dunia, lebih ringan bagi Allah dibanding terbunuhnya seorang mukmin tanpa hak." 
(HR An-Nasai, At-Turmudzi

2. Mendesak Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM (Menko Polhukam) untuk 
membentuk Tim Independen yang terdiri dari Tokoh Tokoh yang dikenal baik kredibelitasnya 
dan integritasnya dari berbagai profesi dan disiplin ilmu seperti Tokoh Agama & Masyarakat, 
Para Akademisi, Lembaga dan Aktivis HAM, Ahli Forensik, dan lain sebagainya untuk 
mencari fakta sebenarnya dan mengklarifikasi beredarnya dua fakta yang berbeda seperti yang 
disampaikan oleh Pihak Kepolisian maupun Pihak FPI. Hal ini untuk menjaga suasana yang 
kondusif di tengah masyarakat dan menghindari gejolak yang timbul akibat kesimpangsiuran 
informasi yang berbeda tersebut.

3. Mendesak semua pihak untuk menahan diri dan tidak menyebarluaskan informasi dan 
berita yang tidak jelas sumbernya hingga keluarnya hasil temuan Tim Independen tersebut dan 
memproses secara hukum pihak manapun yang melanggar aturan dan perundang-undangan 
yang terkait dengan tragedi penembakan tersebut.

4. Menghimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk banyak berdoa kepada Allah SWT. 
agar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) selalu dilindungi oleh Allah SWT. 
Demikianlah pernyataan sikap ini kami sampaikan. Semoga Allah SWT. selalu memberikan 
perlindungan bagi bangsa dan negara kita. 
Demikianlah surat himbauan ini kami sampaikan. Semoga Allah SWT. selalu 
memberikan keberkahan bagi bangsa dan negara kita. 

Jakarta, 23 Rabiul Akhir 1442 H / 08 Desember 2020 M
Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia
Dr. Adian Husaini
Ketua Umum
Drs. H Avid Solihin, MM
Sekretaris Umum

Post a Comment

0 Comments