About Me


DILEDEK CAWALI MBOK MBOK EN, DIA NGLORO ATI DAN TERPILIH


Oleh: Sudono Syueb

Harianindonesiapost.com Dulu Ibu ibu kelas bawah sering nasihati anak anaknya supaya Ngeloro Ati.
"Nak, wis ndang ngloro ati, sekolah sing temen, nyambut gae sing nggethu ben dadi wong pinter lan mulyo, ben ora dinyek i tonggo2  sugih kae" ( "Nak, segera ngeloro ati ( sakit hati), (dengan)  sekolah yang sungguh  sungguh, kerja yang semangat, biar jadi orang kaya dan mulya, agar tidak dihina oleh tetangga tetangga kaya itu")

Ngloro Ati berasal dari kata Loro Ati. Loro Ati arti harfiahnya Sakit Hati. Sedang Ngloro Ati artinya, Gelem (mau) atau ngrekoso (hidup susah). Sedang arti sosiologisnya adalah mau kerja keras atau tekun belajar  demi merubah nasib agar jadi oranf sukses. 

Biasanya anak anak atau orang orang yang ngeliro ati itu setelah dihina orang lain atau keluarganya sebagai orang bodoh atau kere lalu membalas hinaan dengan membalas hinaan itu dengan sekolah yang tekun dan kerja keras untuk merubah nasib agar tidak lagi bodoh dan miskin dan jadi orang sukses dan kaya. 
Dalam masyarakat memang sering kali orang miskin dan bodoh sering diremehkan dan bahkan sering dihina tetangga tetangga yang merasa dirinya kaya dan mulya.
Banyak ibu ibu dari lapis bawah hidupnya susah kerja serabutan, makan seadanya, pakaian kumal, jadi pembantu rumah tangga pun dilakoni demi menyambung hidup. Banyak lbu Ibu tidak pernah sekolah karena orang tuanya miskin tidak mampu membiayai sekolahnya. 
Dari track record hidup seperti itu, banyak ibu ibu mungkin sering diremehkan dan dihina tetangganya. Tidak ingin anak anaknya mengalami nasib seperti mereka, lalu lbu ibu itu mendorong anak anaknya untuk NGLORO ATI dengan merubah nasib melalui sekolah yang sungguh sungguh dan kerja keras supaya kelak jadi orang sukses. Dalam pribahasa dikenal dengan istilah: Berakit rakit ke hulu berenang renang ketepian, Bersakit sakit dahulu bersenang senang kemudian 

Dalam Pilkada serentak kemarin, ada juga Cawali yang diledek sebagai calon  Mbok Mbok en, sudah besar kok masih ngemoeng/nyusu mboknya. Suatu ledekan yang meLorokan Ati. Jangankan diledek mbok mbok en ga loro ati, diledek cangkem wedok bae Loro Atinya di sini.
Sekarang Ca-Walkot itu jadi pemenang Pilwali kota X. Saking gembiranya pendukungnya, ada Emak emak yang menggunduli kepalanya.
Mungkin setelah diledek Cawali Mbok Mbok en beliau NGLORO ATI dengan kerja keras siang malam untuk mencari dukungan masyarakat. Ada nasihat Jawa, Sopo sing temen tinemu. Pengeran ora sare. 

Mulo Ojo dumeh walaupun sudah jadi tokoh nasional dan sugih brewu, ngadep ngulon sugih lan ngadep ngetan sugih njur ngomong sakarepe dewe.
Dalam Al Qur'an disebut dengan merubah nasib itu kuwajiban manusia dan Tuhan yang berhak merubahnya.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

لَهٗ مُعَقِّبٰتٌ مِّنْۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهٖ يَحْفَظُوْنَهٗ مِنْ اَمْرِ اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتّٰى يُغَيِّرُوْا مَا بِاَ نْفُسِهِمْ ۗ وَاِ ذَاۤ اَرَا دَ اللّٰهُ بِقَوْمٍ سُوْٓءًا فَلَا مَرَدَّ لَهٗ ۚ وَمَا لَهُمْ مِّنْ دُوْنِهٖ مِنْ وَّا لٍ
"Baginya (manusia) ada malaikat-malaikat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 11)

Post a Comment

0 Comments