About Me


Ust. Sam'un: Doa Berjamaah(Kajian di Masjid Baitul Mahmud)


Laporan: Sudono Syueb

Harianindonesiapost.com Setelah kita mengilmui, mengerti dan memahami kalimat Laa ilaaha illAllah yang berarti 'tidak ada tuhan yang berhak diibadahi secara benar kecuali Allah', mari kita selalu minta ampun (istighfar) kepada Allah atas dosa dosa yang telah kita lakukan. Sebagaimana firman Allah dalam QS Muhammad ayat 19 berikut ini:

 فَا عْلَمْ اَنَّهٗ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا اللّٰهُ وَا سْتَغْفِرْ لِذَنْبِۢكَ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَ الْمُؤْمِنٰتِ  ۗ وَا للّٰهُ يَعْلَمُ مُتَقَلَّبَكُمْ وَمَثْوٰٮكُمْ
"Maka ketahuilah, bahwa tidak ada Tuhan (yang patut disembah) selain Allah, dan mohonlah ampunan atas dosamu dan atas (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat usaha dan tempat tinggalmu."
(QS. Muhammad 47: Ayat 19)", demikian tausiah ust. Sam'un, dosen UINSA, Surabaya, dalam kajian perdana di masjid Baitul Mahmud, Griya Bhayangkara, Masangan Kulon, Sukodono, Sidoarjo, Ahad 9/11/2020 jam 18.00 setelah sekitar 8 bulan libur sejak pandemi covid 19.
Lebih lanjut ust. Sam'un sampaikan, kalau minta ampun kepada Allah, jangan lupa mimintakan ampun juga saudara saudara kita yang seiman kepada Allah baik laki laki maupun perempuan. Seperti firmanNya,

واستغفر لذنبك وللمؤمنين والمؤمنات

Dan mohonlah ampunan atas dosamu dan atas (dosa) orang orang mukmin laki laki dan perempuan.

Berdasarkan ayat ini, tandas ust. Sam'un, maka mari kita biasakan berdoa berjamaah. Artinya, kalau kita berdoa jangan hanya untuk diri sendiri, usahakan juga untuk orang tua kita, orang lain yang seiman baik keluarga maupun tidak, baik dikenal ataupun tidak.
Ayat ayat yang menunjukkan minta ampun baik untuk diri sendiri, orang tua maupun orang lain yang seiman banyak.
Misalnya dalam QS lbrahim ayat 41 Allah berfirman;

رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ

“Ya Tuhan kami, ampunilah aku dan kedua ibu bapakku dan orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).” (QS. Ibrahim [14]: 41)

Dalam doa yang diungkapkan Nabi Ibrahim ini terdapat tiga permintaan ampunan; yaitu permintaan ampun untuk diri sendiri, kedua orang tua, dan untuk kaum mukminin dan mukminat pada hari dihisabnya manusia, yakni pada hari seluruh amal manusia diputar kembali oleh Allah SWT untuk dimintai pertanggungan jawab.

Mendoakan orangtua termasuk ibadah dan amal salih yang mulia. Kenapa? Karena orangtua kitalah yang melahirkan, menyapih, membesarkan, mendidik dan menafkahi kita. Di sinilah pentingnya kita selalu mendoakan kedua orangtua kita, termasuk memohonkan ampunan Allah SWT buat keduanya, semoga dosa-dosa dan kesalahan-kesalahannya diampuni oleh-Nya.

Sementara itu, lanjut ust. Sam'un, Nabi Nuh as, minta ampun untuk dirinya, orang tuanya dan setiap orang mukmin dan mukminat yang masuk rumahnya. Allah SWT berfirman:

رَبِّ اغْفِرْلِيْ وَلِـوَا لِدَيَّ وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَّلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَا لْمُؤْمِنٰتِ ۗ وَلَا تَزِدِ الظّٰلِمِيْنَ اِلَّا تَبَا رًا

"Ya Tuhanku, ampunilah aku, ibu bapakku, dan siapa pun yang memasuki rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kehancuran."
(QS. Nuh 71: Ayat 28)

"Jadi kalau berdoa jangan pelit ya, doakan juga orang tua dan teman temsn kita yang seiman", simpul ust. Sam'un.

Post a Comment

0 Comments