About Me


BOLEH PINTAR TAPI INTEGRITAS DAN KEJUJURAN LEBIH PENTING


Oleh: Nasihat Canggih

Editor: Sudono Syueb

Harianindonesiapost.com DUA belas tahun silam, seorang wanita dari Asia (tak usah sebut nama negaranya) datang ke Prancis untuk kuliah di salah satu universitas terkenal di Paris.
Dia memang cerdas, bahasa Prancis dan Inggris-nya juga sangat baik sehingga lulus seleksi.

Sejak mulai kuliah di hari pertama, dia melaporkan bahwa sistem transportasi di Paris menggunakan sistem otomatis.
Artinya, Anda beli tiket sesuai dengan tujuan melalui mesin.

Setiap perhentian kendaraan umum, memakai cara self-service dan jarang sekali petugas.
Bahkan pemeriksaan oleh petugas pun hampir tidak ada, bukan karena manajemennya buruk tapi kepercayaan_ dan tertib sosial di sistem transportasi Kota Paris memang sudah baik.

Akhirnya lama kelamaan dia menemukan kelemahan sistem ini, dan dengan kelihaiannya itu bisa naik transportasi umum tanpa harus beli tiket dan dia memperhitungkan kemungkinan tertangkapnya petugas karena tidak beli tiket, sangat kecil.
Sejak itu, dia selalu naik kendaraan umum dengan tidak membayar tiket.

Ia justru menganggapnya sebagai salah satu cara menerima sebagai mahasiswa miskin dengan cara apapun kalau bisa irit, ya diirit.
Dia bahkan merasa bangga karena itu sebagai kehebatan yang tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang.

Empat tahun berlalu, perempuan muda itu pun tamat dengan predikat cum laude dari fakultas favorit dan universitas ternama di Paris dengan angka indeks prestasi kumulatif (IPK) yang sangat bagus. 
[  https://nasihatcanggih.blogspot.com/2020/09/boleh-pintar-tapi-integritas-dan.htm l ]
Hal itu membuat dirinya penuh percaya diri.

Setelah wisuda, gadis itu pun mulai mengajukan aplikasi surat lamaran kerja ke beberapa perusahan ternama di Paris.
Pada mulanya, semua perusahan yang dikirimi surat lamaran melalui email merespon dengan sangat baik karena IPK-nya yang tinggi dan lulusan universitas top di Paris.

Tapi beberapa hari kemudian, menolaknya dengan berbagai alasan.
Hal ini terus berulang kali sampai akhirnya laporan itu jengkel dan marah.

Dia bahkan sampai menentukan perusahaan-perusahaan itu karena tidak mau menerima warga negara meski lulus cumlaude dari universitas ternama di Paris.
Akhirnya, pada suatu hari karena penasaran karena bercampur dongkol ia memutuskan untuk mengadukannya ke Departemen Tenaga Kerja Prancis di Paris.

Dia ingin melapor sekaligus ingin tahu kenapa perusahaan-perusahaan tersebut menolaknya. 
Tapi, ketika bertemu dengan salah satu manajer di kantor Depnaker Paris tersebut, ia mendapat penjelasan yang ia dapat di luar perkiraannya.
Berikut adalah dialog mereka.

Pengelola: 
Nona, kami tidak rasis, Agak kami sangat mementingkan Anda.
Pada saat Anda mengajukan aplikasi pekerjaan di mana pun, kami sangat memahami nilai akademis dan Anda.
Sesungguhnya, berdasarkan kemampuan, Anda sebenarnya adalah pekerja yang kami cari-cari. "

Nona: 
Kalau begitu, kenapa perusahan-perusahaan tersebut tidak menerima saya bekerja?

Pengelola: 
Jadi begini, setelah kami periksa database, kami menemukan data bahwa Nona pernah tiga kali kena sanksi tidak membayar tiket saat naik kendaraan umum.

Nona 
(kaget): Ya, saya mengakuinya. TAPI, apakah karena perkara kecil tersebut semua perusahaan boleh menolak saya?

Pengelola: 
Perkara kecil? 
Kami tidak menganggap itu perkara kecil, Nona. 
Kami lihat di database, Anda pertama kali melanggar hukum yang terjadi di minggu pertama Anda masuk di negara ini.
Saat itu petugas percaya dengan penjelasan yang Anda bahwa Anda masih belum mengerti sistem transportasi umum di sini. Itu kesalahan tersebut diampuni. Namun Anda tertangkap dua kali lagi setelah itu.

Nona: 
Ohh, waktu itu karena tidak ada uang kecil saja.

Pengelola: 
Tidak, tidak. Kami tidak bisa menerima penjelasan Anda.
Jangan anggap kami bodoh. Kami yakin Anda telah melakukan ratusan kali sebelum tertangkap.

Nona: 
Baiklah, baiklah. Tapi, itu kan bukan kesalahan mematikan .. '? Kenapa harus begitu serius? Kali lain saya perbaiki dan ubah kan masih bisa?

Pengelola: 
Maaf, kami tidak menganggap demikian, Nona.
Perbuatan Anda membuktikan dua hal:
Pertama, Anda tidak mau mengikuti peraturan yang ada. Anda pintar mencari kelemahan dalam peraturan dan memanfaatkannya untuk diri sendiri.
Kedua, Anda tidak bisa tidak bisa dipercaya! 

Nona, banyak pekerjaan di berbagai perusahaan di negara Prancis ini percaya pada kepercayaan atau _trust
Jika Anda diberikan tanggung jawab atas tugas di sebuah wilayah, maka Anda akan diberikan kuasa yang besar.
Karena biaya, kami tidak akan memakai sistem kontrol untuk pekerjaanmu.
Hampir semua perusahan besar di Prancis ini mirip dengan sistem transportasi di negeri ini.
Oleh sebab itu, kami tidak bisa menerima Anda, Nona.
Dan saya berani katakan, di negara kami bahkan seluruh Eropa, tidak akan ada perusahan yang mau menggunakan jasa Anda.

Pada saat itu, wanita seperti tertampar dan terbangun dari mimpinya dan merasa sangat menyesal. 
Tapi, penyesalan selalu datang terlambat ketika nasi sudah jadi bubur atau peristiwa buruk telah terjadi.

Perkataan manajer yang terakhir membuat hatinya bergetar dan sangat menyesal.
Ia akhirnya terdiam seribu bahasa tidak bisa berkata apapun.

Sahabatku,
Ada pesan moral yang sangat berharga yang bisa kita petik dari kisah nyata mahasiswi pintar tersebut.
Moral dan etika (attitude) itu sangat penting, bahkan ditempatkan di atas kepintaran, kecerdasan atau kegeniusan.

Dalam kehidupan sosial, moral dan etika (attitude) seseorang bisa menutupi kekurangan IQ atau kepintaran intelektual.
Tetapi IQ atau kepintaran, Namun kualitas, tidak akan bisa menolong etika moral dan integritas yang buruk.

Samuel Johnson (1709-1784), sastrawan Inggris mengatakan:
Pengetahuan tanpa integritas berbahaya dan mengerikan.
(Pengetahuan tanpa integritas pasti berbahaya dan bahaya).

Clive S Lewis (1898-1963), profesor di Universitas Oxford dan penulis novel terkenal Inggris 
mengatakan:
_Integritas adalah melakukan hal yang benar, ketika tidak ada yang melihat. * INTEGRITAS DAN KEJUJURAN ADALAH KEKAYAAN YANG PALING JARANG DIMILIKI MANUSIA. .....

 Sampaikan kpd Anak, Ponakan, Cucu, Teman, Sahabat, & Kel kita..klo mo ditmbah sm para pejabat kita jg boleh
Sangat penting dibaca ...
Sangat berguna untuk masa depan.

BAIK UNTUK DIBACA

Sumber: https://nasihatcanggih.blogspot.com/2020/09/boleh-pintar-tapi-integritas-dan.ht ml

Post a Comment

0 Comments