About Me


Antek PKI Dengok, Paciran Dulu Data Aset Umat Yang Mau Dirampas


Oleh: Sudono Syueb

Harianindonesiapost.com Sebelum G30/S/PKI meletus, suasana sosio-politiko di seluruh lndonesia sudah terasa gerah, termasuk di Lamongan. 
Eskalasi gesekan antara Umat lslam dan PKI di Lamongan Pantura cukup tinggi karena ada satu kecamatan X yang diduga sebagai basis kader kader PKI sering show of force. Misalnya, setiap perayaan HUT Kemerdekaan RI, kader kader PKI ikut karnafal dengan mengeluarkan drum band besar besaran dan diikuti rombongan berbagai underbow PKI.

Maka itu antek antek PKI yang ada di desa sekitar kecamatan X tersebut merasa pede untuk melakukan aksi aksi jahatnya.
Di antaranya ada antek PKI di desa Dengok, desa saya,  bernama Y yang, sebelum G30/S/PKI meletus, telah berkoar koar mau mendata aset aset umat lslam yang mau dirampas dan akan diserahkan ke induk PKI dan juga akan dibagi bagikan ke bolo bolonya. 
Tingkah laku arogan Y tersebut banyak diketahui dan didengar tokoh tokoh muslim dan menyebar di seluruh Dengok.
Saya yang waktu itu sudah kelas 2 MIM Dengok ikut dengar dan masih ingat sampai sekarang. Untung ortu saya ga punya aset yang mencolok hingga tidak ikut terdata untuk dirampas.

Setelah G30/S/PKI meletus dan ada perlawanan dari umat lslam seindonesia, antek PKI yang ada di Dengok itu digelandang ke luar rumah oleh pemuda pemuda lslam dan "dibersihkan" serta dimakamkan di suatu tempat di tepi laut yang dulu terkenal angker, ga ada anak anak yang berani masuk daerah tersebut. Saya pun waktu itu tidak berani masuk ke sana.

Post a Comment

0 Comments