About Me


REKTOR MANTAN PREMAN


Oleh: Khanif Imam

Redaksi: Sudono & Misbah

Harianindonesiapost.com Mungkin diantara kita ada yg masih ingat satu nama "Karyoto", Anak PII Cikarang Bekasi. 

Ia menyebut dirinya sebagai mantan preman, sebab masa mudanya hidup di terminal Cikarang. Salah satu kegiatannya adalah kenek bis jurusan Cikarang - Blok M. 

Karyoto, kenal PII yg sekretariat nya berada dekat dengan terminal itu. Ia melanjutkan pendidikan nya hingga S3. Kini ia menjadi REKTOR STAI AGUS SALIM. 

Ada yg unik dalam proses penulisan ilmiahnya utk mendapatkan gelar doktoral nya. Professor dan asistennya seolah-olah mempermainkan dia, sedikit kesalahan sedikit dan tidak prinsip, tetap kudu diperbaiki. Wara-wiri Cikarang - Bandung ia tempuh dengan berlelah-lelah, mental nya dijatuhkan. 

Singkat cerita, setelah selesai wisuda doktornya, ia tanya ke Profesor nya, "kenapa saya seolah-olah diperlakukan tidak adil dalam penulisan saya, berbeda dengan teman lainnya ? "

Profesor nya menjawab, "sebenarnya, tidak ada masalah pada redaksional dan substansi tulisannya, tapi saya mendengar bahwa anda waktu muda hidup dengan keras di terminal. Saya ingin mengetahui dan memastikan apakah masih ada tersisa karakter lama itu pada diri seorang Doktor Karyoto? Sekarang saya sudah dapat jawaban bahwa anda lulus sempurna, khususnya anda benar-benar berubah menjadi Doktor Karyoto s sesungguhnya. 


Jika kita pernah kenal Karyoto doeloe dengan sekarang, ia berbeda 180 derajat. 
Kini, bahasanya dan prilakunya lembut "lelembut", koyo wong Solo. 

Rendah hati, belum pernah berucap, " Saya ini Doktor lho" 

Diceritakan kembali hasil nongkrong dengan kang Karyoto, begitu kita biasa memanggilnya. 

Khanif imam
Shohib Dr. Karyoto

Post a Comment

0 Comments