About Me


MENGUKIR KENANGAN SEBELUM MENINGGAL (PART 1)


Oleh Murib Ilham

Redatur: Misbah
Editor: Sudono

Harianindonesiapost.com 
Pagi itu cuaca sangat cerah
Wajarlah kota Madinah
Rombongan umrah acaranya berziarah
Berziarah ke destinasi situs bersejarah ...
Ya....dekat dekat saja di seputaran kota Madinah ...
Ke Taman makam Syuhada tak jauh dari jabal uhud yang kata Rasul jabal dari Jannah
Ke Masjid Quba, Masjid yang pertama kali dibangun Nabi, sholat di dalamnya berpahala umrah ...
Ke Masjid qiblatain, Masjid bermihrab dua arah ...
Menghadap ke Masjid al Aqsha Palastin satu arah, dan arah lain ke Ka'bah Masjid al Haram Makkah
Berziarah ke percetakan mushaf Al qur'an terbesar di Saudi Arabiyah
Dan .... refresing di perkebunan kurma sambil belanja di toko oleh oleh buat keluarga di rumah


Bi... kata isteri, kita memisahkan diri dari rombongan saja
Kenapa mik ? tanyaku heran
Kita jalan jalan berduaan di perkebunan kurma
Ide yang bagus mik ....kataku sambil memegang pundaknya
Aku bosan bi ... acaranya hanya belanja sambung isteri meneruskan  percakapanya
Kami berjalan berduaan kaya remaja jatuh cinta
Berjalan berdampingan, saling melingkarkan tangan ke pinggang sesekali berpelukan mesra
Seumur umur belum pernah semesra ini kami berdua di alam terbuka
Mungkin karena jauh dari kampung halaman, lagi berwisata, perasaan malu ditanggalkan sementara Kurma lagi musim buah
Lihat buahnya bermayang, tersusun menjulur ke bawah
Merunce runce bag rangkaian bunga melati di gagang keris dipakai mempelai, sangat indah
Berwarna warni, kuning, hijau, pink dan merah
Allah lebihkan dari buah yang lain hingga disebut di 20 tempat pada 16 surat dalam Alqur'an menggunakan lafal an nakhlah
Mengundang decak kagum yang mau mengambil ibrah
Puas mengelilingi kebun kurma
Kami beristirahat di pinggir jalan di bawah pohon kurma berbuah warna kuning menyala


Sambil menunggu rombongan sedang berbelanja
Tergeletak sebutir buah kurma di tanah, dipungut isteri, dibeersihkan dan dibelah dua
Separo disodorkan kepadaku dan separo untuk dia
Seolah membelah dunia....
Dunia milik kami berdua ....
Duduk kami berhimpitan tak mau dipisahkan walau sejengkal jua
Waktu kami tak mau diganggu walau sedetik jua
Kebahagian kami tak mau diusik walau sekejap jua
Do'aku semoga kemesraan ini jangan cepat berlalu terus berlangsung hingga ke alam baqa

Post a Comment

0 Comments