About Me


MUHASABAH 79 HAKIKAT BERIMAN KEPADA HARI AKHIR _(Bagian 13)_


Oleh: Amrozi Mufida 

harianindonesiapost.com
*7.2.5. Perhitungan dan Penimbangan Amal*

Hasil pencatatan semua amal perbuatan umat manusia yang dihitung dan ditimbang akan diserahkan kepada setiap orang. Perhitungan dan penimbangan akan dilakukan sesuai dengan isi *kitab* yang mencatat seluruh amal perbuatan manusia di dunia. Cara menyerahkan kitab kepada setiap orang berbeda-beda. Ada yang menerima dari sebelah kanan dan depan, tetapi ada yang menerima dari sebelah kiri dan belakang. Perbedaan tersebut mengisyaratkan perbedaan nasibnya di akhirat. 

Allah SWT menjelaskan perbedaan tersebut dengan firmanNya, *"Adapun orang yang diberikan kepadanya kitabnya (catatan amal perbuatannya) dari sebelah kanan, maka (dengan gembira) dia berkata, "Ambillah, bacalah kitabku ini. Sesungguhnya aku yakin bahwa sesungguhnya aku akan menemui hisab (perhitungan amal perbuatan) terhadap diriku." Maka orang itu berada dalam kehidupan yang diridhai, di dalam surga yang tinggi. Buah-buahannya dekat. (Kepada mereka dikatakan), "Makan dan minumlah dengan nikmat, disebabkan amal perbuatan yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang sudah berlalu (di dunia)." Adapun orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya, maka dia berkata, "Wahai alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku ini. Sehingga aku tidak mengetahui bagaimana perhitunganku. Wahai kiranya kematian itulah yang menyudahi segala sesuatu. Hartaku sama sekali tidak berguna bagiku. Kekuasaanku telah hilang diriku." (Allah SWT berfirman kepada para Malaikat), "Tangkaplah dia kemudian belenggulah tangannya ke lehernya. Lalu masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala. Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta."* QS Al-Haqqah (69): 19-32 

Tidak akan ada satu amal perbuatan pun, baik amalan lahir maupun batin, sekecil apa pun yang luput dari hisab Allah SWT, *"Siapa pun yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun (sekecil apa pun), niscaya dia akan melihat (balasan pahala)nya. Dan siapa pun yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrah pun (sekecil apa pun), niscaya dia akan melihat (balasan dosa)nya."* QS Al-Zalzalah (99): 7-8

Pada hari perhitungan itu, mulut mereka tidak lagi bisa memberikan jawaban yang tidak benar. Karena seluruh tubuh akan menjadi saksi. Allah SWT berfirman, *"Pada hari ini, Kami tutup mulut mereka, dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberikan kesaksianlah kaki mereka terhadap apa pun yang dahulu mereka kerjakan."* QS Yasin (36): 65 

Kemudian setelah dilakukan perhitungan amal perbuatan, akan dilaksanakan penimbangannya. Siapa pun yang berat timbangan amal kebaikannya, maka dia akan masuk surga. Sedangkan, siapa pun yang berat timbangan kejahatannya, maka dia akan masuk neraka. Allah SWT berfirman, *"Maka adapun siapa pun yang berat timbangan amal kebaikannya, niscaya dia berada dalam kehidupan yang memuaskan (surga). Dan adapun siapa pun yang ringan timbangan amal kebaikannya, maka tempat kembalinya adalah neraka hawiyah."* QS Al-Qari'ah (101): 6-9 

Pada hari itu, tidak akan ada seorang pun yang dirugikan. Penimbangan dilakukan dengan seadil-adilnya oleh Allah Yang Maha Adil, *"Kami akan memasang timbangan yang adil pada hari kiamat. Maka tidak ada seorang pun yang dirugikan sedikit apa pun. Dan jika amal perbuatan itu hanya seberat biji sawi pun (sekecil apa pun), pasti Kami akan mendatangkan (balasan)nya. Dan cukuplah Kami sebagai Pembuat Perhitungan."* QS Al-Anbiya' (21): 47(Sudono Syueb/ed)

_Wallahu a'lam_

Penulis adalah :
Wakil Ketua PCM Babat 
Anggota MPK PDM Lamongan 
Sekretaris MUI Kecamatan Babat 
Penyuluh Agama Islam Kecamatan Babat 
Perwakilan Travel Umroh & Haji Plus PT *Tursina* _(Tur Silaturrahim Nabi)_

Sabtu, 20 Dzulqa'dah 1441 H 
11  Juli 2020 M 

http://t.me/kajianAmrozi

Post a Comment

0 Comments