About Me


MUHASABAH 75 HAKIKAT BERIMAN KEPADA HARI AKHIR _(Bagian 9)_


Oleh: Amrozi Mufida 

Harianindonesiapost.com Banyak sekali ayat Al-Qur'an yang berbicara tentang kehancuran alam raya, matahari digulung, bulan terbelah, bintang-bintang pudar cahayanya, gunung dihancurkan sehingga menjadi debu yang beterbangan bagaikan kapas, langit terbelah, lautan meluap, kuburan dibongkar, dan seterusnya. Itu semua merupakan kehancuran total, bukan kehancuran bagian tertentu saja dari alam raya ini. 

Menurut Prof. Dr. KH. Hamka, di dalam Kitab Tafsirnya Al-Azhar, pada saat beliau menafsirkan QS Al-Zalzalah (99), di Kayden Planetarium, New York, USA, pernah diadakan demonstrasi cara bagaimana, menurut para sarjana, bumi yang kita diami ini akan menemui kehancurannya. 

Di sini dipertunjukkan secara realistis adanya 5 (lima) kemungkinan dunia musnah dan hancur, yaitu: Pertama, matahari meletus dan bumi musnah dan hancur dalam lautan api. Kedua, matahari berbalik menjadi beku sedemikian rupa sehingga bola bumi menjadi dataran hitam yang tertutup es. Ketiga, mungkin juga terjadi bahwa suatu bintang yang besar bertubrukan dengan matahari yang akan mengakibatkan kehancuran bumi. Keempat, didemonstrasikan adanya kemungkinan bintang berekor jatuh ke bumi dengan kedahsyatan begitu rupa sehingga bumi hancur luluh karenanya. Kelima, kemusnahan dengan segala penghuninya karena jarak dengan bulan menjadi begitu dekat sehingga menimbulkan gelombang-gelombang air pasang yang dahsyat disertai letusan-letusan hebat dari gunung-gunung berapi. 

Begitu manusia dihidupkan kembali dengan peniupan sangkakala yang kedua, tiba-tiba, *"Sambil menundukkan pandangan, mereka keluar dari kubur mereka bagaikan belalang yang beterbangan. Mereka datang dengan cepat kepada penyeru itu. Orang-orang kafir, ketika itu, berkata, "Ini adalah hari yang sulit."* QS Al-Qamar (54): 7-8

Ada jarak waktu antara peniupan sangkakala pertama dan kedua. Tetapi, hanya Allah SWT yang mengetahui kadar waktu itu. Dan ketika semua makhluk telah mati, termasuk Malaikat Israfil AS, Allah SWT berseru dan bertanya, *"Kepunyaan siapakah kerajaan (kekuasaan) hari ini?"(Kemudian Allah SWT menjawabnya sendiri), *"Kepunyaan Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan."* QS Al-Mukmin/Ghafir (40): 16

Saat peniupan sangkakala kedua, manusia sadar bahwa kehidupan di dunia hanya sebentar, *"Yaitu pada hari Dia memanggil kamu, lalu kamu mematuhiNya sambil memujiNya, dan kamu mengira bahwa kamu tidak berdiam (di dalam kubur) kecuali sebentar saja."* QS Al-Isra' (17): 52, bahkan mereka merasa, *"Pada saat mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) pada waktu sore atau pagi hari."* QS An-Nazi'at (79): 46 

Dari sana, manusia digiring ke Mahsyar (tempat berkumpul untuk menghadapi pengadilan Ilahi, Allah SWT).(Sudono Syueb/ed)

_Wallahu a'lam_

Penulis adalah :
Wakil Ketua PCM Babat 
Anggota MPK PDM Lamongan 
Sekretaris MUI Kecamatan Babat 
Penyuluh Agama Islam Kecamatan Babat 
Perwakilan Travel Umroh & Haji Plus PT *Tursina* _(Tur Silaturrahim Nabi)_

Selasa, 17 Dzulqa'dah 1441 H 
7 Juli 2020 M 

http://t.me/kajianAmrozi

Post a Comment

0 Comments