About Me


INDAHNYA SASYUIK (Bagian 14 Tamat)


By Bunda Siswi

(Guru di SDN Mekarwangi 01, Cikarang Barat, Bekasi)

Editor: Sudono Syueb

Harianindonesiapost.com Tanpa terasa,aku mengajar di sekolah ini sudah 13 tahun, dan bertekad InsyaAllah menuntaskan tugas hingga pensiun. Saat SK PNS ku turun memang sudah di tempatkan di sini. Awalnya sempat terkejut, karena memang jaraknya jauh dari rumah 12 km,berarti setiap hari ku tempuh 24 km pulang pergi. Sekolah ini berada di Pelosok, dan masih beralas tanah jalan nya. Saat ku survey pertama kali, tertegun aku melihat siswa pulang dengan sepatu diikat di leher, mereka rela berjalan tanpa alas kaki, dengan alasan sayang sepatunya kawatir kotor dan basah. MasyaAllah.. kebetulan saat penempatan, tanggal 27 November 2007,aku sedang persiapan berangkat Haji, jadi sebelum mulai mengajar, aku sudah mengajukan Cuti ke BKD Kabupaten Bekasi,karena tanggal 6 Desember 2007 aku sudah harus berangkat Haji ke Baitullah. Alhamdulillah setelah bertemu Kepala Sekolahku dan guru guru,aku sekaligus berpamitan. Mulailah persiapan berangkat haji ku lakukan, agar semua terlengkapi dengan baik.Akhirnya waktu keberangkatan haji pun tiba jua. 
Sejak aku di tempatkan di sekolah ini,aku sudah menata hati untuk menjalani tugas dengan ikhlas dan lapang dada. Untungnya aku sudah di bekali sikap SaSyuIk (Sabar, Syukur,Ikhlas) oleh orangtua,sejak lama. Di Baitullah aku berdoa,agar aku di berikan hati yang lapang untuk mengajar di sekolah yang baru, dan memohon semoga segala keberkahan akan ku dapatkan di sekolah sini. Alhamdulillah sampai saat ini, aku merasakan kenyamanan, dan ketenangan lahir batin mengajar di sekolah ini. Tak ku hiraukan ada penawaran untuk pengajuan pindah ke dekat rumah. Aku sudah mencintai sekolah ini, ibarat rumah keduaku. Sejak 6 tahun terakhir, ada keterikatan batinku pada siswa, mengingat aku mengajar siswa kelas rendah. Alhamdulillah. 
Ketika Wabah Covid 19 sedang merebak,yang mewajibkan semua aktivitas mengajar dilaksanakan dari rumah, semua juga ku jalani dengan SaSyuik, ku syukuri semua siswaku yang berjumlah 36, sekitar 90% (10% tak punya HP) jadi terbiasa dan menjalani dengan senang, belajar jarak jauh tanpa tatap muka. Mereka kutekankan,agar selalu meng upload foto saat belajar,dan hasil belajarnya pun di share ke nomor japriku. Dengan perpanjangan waktu belajar dirumah hingga tanggal 14 April 2020, tak jadi masalah, karena setiap pagi selalu saling sapa melalui WA dan bertebaran doa doa, agar diberi kesehatan.. aku merasa kan mereka pun sudah tertular sikap SaSyuIk ku..
Hari ini Selasa, 31 Maret 2020, setelah ku arahkan apa saja yang harus di kerjakan, mereka segera menuntaskan tugasnya dengan baik,dan menjelang siang, gawaiku sudah ber dentang denting, menandakan bahwa foto2 siswaku sedang belajar,dan hasil tugas mereka sudah masuk.. Indahnya kurasakan, dengan SaSyuIk siswaku tak ada yang keberatan belajar tanpa tatap muka, terlihat mereka dapat menyesuaikan dengan baik. Alhamdulillah

#Tantangan 14 hari KPPBR
Hari ke 14 
31/03/2020
17.58 WIB

 Penjelasan

Tulisan ini bagian terakhir (Tamat) dari kumpulan tulisannya Bunda Siswi, seorang guru SDN Mekarwangi 01, Cikarang Barat, Bekasi, yang dibuat saat mengikuti tantangan kepenulisan selama 14 hari dalam grup KPPBR (Komunitas Pendidik Penulis Bekasi Raya) dan terpilih sebagai karya tulis unggulan dalam grup tersebut. Rencana awal kumpulan karya tulis ini akan diterbitkan jadi Buku Antologi. Nah sebelum terbit Buku Antologinya, mulai sekarang akan dimuat bersambung secara online di web harianindonesiapost.com yang bermarkas di Surabaya. 

Sekilas riwayat hidup penulis;

Di lahirkan bernama Siswi Astuti, biasa di panggil bunda Siswi. Saat itu ayahnya seorang Polisi sedang persiapan untuk pendidikan dari    Tamtama lulus ke tingkat Bintara, oleh sebab itu diberi nama Siswi. Kelak saat dewasa nama tersebut menjadi motivasi diri, untuk terus belajar dan menuntut ilmu tiada batas, dimanapun dan kapanpun. Menuntaskan sekolah SD Kane Kecil ,SMPN 94, pernah sekolah SMP kelas 1 di SMPN 2  Kertosono. SMAN 17 Jakarta. Melanjutkan ke UPN Veteran jurusan Akuntansi, Institut Darul Qolam jurusan PGTK, dan PGSD di Universitas Terbuka. Saat ini bergabung di grup KPPBR (Komunitas Pendidik Penulis Bekasi Raya), lndonesia Menulis, Grup Penulis2 hebat (para kyai Alumni YTP Kertosono), dan Grup Manajemen SaSyuIk (Sabar,Syukur,Ikhlas), sebuah grup yang fokus pada pembelajaran kehidupan, yang memotivasi, Inspirasi, konsultasi,dan solusi. Tulisannya sudah di muat menjadi beberapa buku Antologi, Majalah Swara Bekasi, Media online harianindonesiapost.com Surabaya(Sudono Syueb/ed)

Post a Comment

0 Comments