About Me


Godong Garing Merindu


Oleh: Sudono Syueb

Harianindonesiapost.com Bulan purnama kemarin malam mengintip di balik rerimbun daun kehidupan

Hijau hidupmu semangatlah
Melimpah rezkimu syukurilah

Menguning lelakuku begitulah
Kering rezkiku tak apalah 
Sebagai godong garing itu sudah jadi sunatullah
Siapa pun akan melintasi senja kala
Daun hijau
Daun kuning 
Apa lagi godong garing 
yang telah lepas dari ranting
Melayang gontai melintasi ruang 
Menuju gerbang kelanggengan

Senja berlalu
Malam tiba
Lalu terlelap tidur sepanjang sejarah 

Jika tidur kita ketemu lorong gelap tetaplah melangkah
Tak perduli injak kirikil tajam telapak kaki berdarah
Tangan meraba tak tantu arah

Kendatu ada nyala api di mana mana
Bara membara di sepanjang jalan
Tapi nyala api tambah bikin jalanan gelap
Sebab asap hitam mengepung ruang tak bertepi
Hingga mata tak menangkap obyek apa apa apa

Ketemu labirin terang berbahagialah
Itu jalan ibadah yang kau pilih dahulu kala
Menuntunmu menuju pada-Nya
Selamanya
Aku juga ingin bersamaNya
Nikmati kebersamaan manunggal
Hingga tak lagi ada jarak
Aku dan Kau berharap menyatu dalam rasa yang sama

Sidoarjo, 15-7-2020

Post a Comment

0 Comments