About Me


MUHASABAH 69 HAKIKAT BERIMAN KEPADA HARI AKHIR _(Bagian 3)_


Oleh: Amrozi Mufida

Harianindonesiapost.com
7.1.4. Setiap orang yang lulus dalam ujian alam kubur, dia akan merasakan kenikmatan. Sebaliknya, setiap orang yang tidak lulus dalam ujian alam kubur, dia akan merasakan azab dan penderitaan. Sedangkan bentuk dan teknis kenikmatan dan siksaan tidak perlu kita selidiki dan kita banding-bandingkan dengan apa yang didapatkan di dunia ini. Karena alam kubur yang ghaib, tentu saja berbeda dengan alam dunia yang nyata ini. 

7.1.5. Kesalahan mendasar orang-orang yang mempertanyakan logis tidaknya kenikmatan dan siksaan alam kubur adalah membandingkan keadaan di alam kubur yang ghaib dengan keadaan di alam dunia yang nyata ini, padahal keduanya jelas merupakan dua alam yang sangat berbeda. Jika kita membicarakan alam ghaib, maka kita harus mendasarkan pada nash-nash dan dalil-dalil, baik dari Al-Qur'an maupun Al-Hadits. Karena yang mengetahui hakikat alam ghaib adalah Allah SWT. 

7.1.6. Nash-nash Al-Qur'an dan Al-Hadits yang dijadikan dalil dan rujukan adanya pertanyaan dari Malaikat Munkar dan Nakir serta adanya kenikmatan dan siksaan di alam kubur antara lain adalah:

7.1.6.1. QS Ibrahim (14): 27 

Menurut Rasulullah SAW, kata *al-qaul ats-tsabit* di dalam ayat tersebut adalah kesaksian bahwa tiada Tuhan melainkan Allah dan Muhammad adalah Rasulullah, yang diberikan oleh Allah SWT kepada seorang Muslim di alam kubur ketika ditanya oleh Malaikat Munkar dan Nakir (HR Bukhari dan Muslim). 

7.1.6.2. QS Al-Mukmin/Ghafir (40): 45-46 

Dalam ayat tersebut ada dua azab yang ditimpakan oleh Allah SWT kepada Fir'aun (Ramses II) dan kaumnya. Azab pertama ditampakkan neraka pada pagi dan petang, sedangkan azab kedua diberikannya dia siksa yang sangat keras.

7.1.6.3. HR Bukhari dan Muslim 

Rasulullah SAW bersabda, *"Sesungguhnya apabila seseorang telah diletakkan di dalam kuburnya dan ditinggalkan oleh teman-temannya, maka dia mendengar bunyi sandal mereka, lalu saat itu dia didatangi oleh dua Malaikat yang kemudian mendudukkannya dan bertanya, "Bagaimana pendapatmu tentang orang ini (maksudnya Nabi Muhammad SAW)?" Adapun seorang Mukmin akan menjawab, "Aku bersaksi bahwa beliau adalah hamba dan utusan Allah." Kemudian Malaikat berkata kepadanya, "Lihatlah, tempatmu di neraka sana sudah diganti oleh Allah dengan tempat di surga. Nabi Muhammad SAW bersabda, "Kemudian dia (janazah) melihat kedua tempat itu." Adapun orang munafiq dan orang kafir ketika ditanya, "Bagaimana pendapatmu tentang orang ini?" Kemudian dia menjawab, "Aku tidak tahu. Aku hanya mengatakan apa kata orang saja." Kemudian dikatakan kepadanya, "Kamu tidak tahu dan tidak pernah membaca namanya?" Kemudian dia dipukul dengan palu besi sehingga menjerit kesakitan, yang jeritannya dapat didengar oleh makhluk di sekitarnya, kecuali manusia dan jin."(Sudono Syueb/ed)

_Wallahu a'lam_

Penulis adalah :
Wakil Ketua PCM Babat 
Anggota MPK PDM Lamongan 
Sekretaris MUI Kecamatan Babat 
Penyuluh Agama Islam Kecamatan Babat 
Perwakilan Travel Umroh & Haji Plus PT *Tursina* _(Tur Silaturrahim Nabi)_

Selasa, 9 Dzulqa'dah 1441 H 
30 Juni 2020 M 

http://t.me/kajianAmrozi

Post a Comment

0 Comments