About Me


MUHASABAH 64 HAKIKAT BERIMAN KEPADA NABI DAN RASUL ALLAH SWT _(Bagian 17)_


Oleh: Amrozi Mufida 

Harianindonesiapost.com
28. Nabi Muhammad SAW Sebagai Pemimpin Militer

Nabi Muhammad SAW menjalankan dakwah di Makkah selama 13 tahun tanpa kekerasan. Beliau menghadapi ancaman perang dengan perdamaian, kekerasan dengan kelembutan, pelecehan dengan pemaafan, dan penindasan dengan ajakan kepada keadilan. Selama periode Makkah, beliau membangun karakter para pengikutnya untuk memiliki jiwa yang tangguh dan rela berkorban untuk kepentingan Islam pada masa mendatang. 

Nabi Muhammad SAW sangat mengerti sifat orang-orang Quraisy yang sangat keras mempertahankan kayakinan mereka. Beliau mengetahui bahwa mereka cepat atau lambat akan menggunakan kekerasan untuk menghentikan dahwah Islam. Beliau sangat menyadari bahwa mereka tidak akan membiarkan Makkah menjadi basis dan pusat penyiaran Islam. Mereka tidak akan menyerah tanpa melewati pertumpahan darah. 

Oleh karena itu, menghadapi orang-orang Quraisy dengan kekerasan merupakan sesuatu yang tidak tepat. Karena jumlah kaum Muslimin masih sedikit. Dan kebanyakan dari orang-orang Islam saat itu berasal dari kalangan biasa dan tidak memiliki daya dan kekuatan untuk dapat membela nyawa dan harta mereka. 

Akhirnya periode Makkah dilalui tanpa memberikan perlawanan dalam bentuk fisik. Konfrontasi bersenjata baru dimulai pada periode Madinah setelah diizinkan oleh Allah SWT untuk berperang dan kaum Muslimin sudah mempunyai kekuatan yang dapat dibanggakan. 

Berbagai kisah peperangan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW menunjukkan kepiawaian beliau sebagai seorang panglima perang terbesar di dunia. Setiap kali terjun ke dalam kancah peperangan, beliau selalu dalam kondisi prima penuh tekad, keberanian, dan kejelian. Oleh karena itu, beliau belum pernah mengalami kegagalan karena salah dalam mengambil suatu kebijakan, mengatur pasukan, memilih markas, dan menyusun strategi dan taktik peperangan. 

Sebagai pemimpin tertinggi pasukan Muslim, Nabi Muhammad SAW memiliki kejeniusan militer yang sangat baik. Beberapa karakter kepemimpinan militer Nabi Muhammad SAW adalah:
1. Bermusyawarah dalam menentukan strategi dan taktik peperangan 
2. Mengalahkan musuh tanpa pertempuran 
3. Meminimalisasi jumlah korban 
4. Tidak mudah marah 
5. Mendelegasikan kepemimpinan pasukan 
6. Membawa tradisi baru tujuan peperangan 
7. Mengkomunikasikan peperangan yang jelas dan tegas 
8. Selalu waspada 
9. Tidak segan turun ke bawah 
10. Suka memberi pujian dan bersikap adil terhadap pasukan.

_Wallahu alam_

Penulis adalah :
Wakil Ketua PCM Babat 
Anggota MPK PDM Lamongan 
Sekretaris MUI Kecamatan Babat 
Penyuluh Agama Islam Kecamatan Babat 
Perwakilan Travel Umroh & Haji Plus PT *Tursina* _(Tur Silaturrahim Nabi)_

Kamis, 4 Dzulqa'dah 1441 H 
25 Juni 2020 M 

http://t.me/kajianAmrozi

Post a Comment

0 Comments