About Me


KEIMANAN MUSIM PACEKLIK SEPI PEMBELI


Oleh : Zainul Muttaqin Sa'i

(Alumni Ponpes YTP, Kertosono)

Harianindonesiapost.com MUSIM PACEKLIK keimanan sepi pembeli. Barangkali manusianya sudah rela masuk neraka. Dan manusia yang masih takut sekali dengan neraka sedikit sekali.

Paceklik moral, paceklik politik, paceklk hukum, paceklik beragama, paceklik sosial dan paceklik ekonomi. Paceklik adalah ujian atau sebuah musibah, dan paceklik tahun ini 2020 bersifat mengglobal. Dimana perut buminya hampir kempis serta banjir disertai longsor hampir tiada jeda. Sedang penghuninya bernama manusia saling sikut-sikuttan kepentingannya masing-masing hampir tidak ada istirahat kedamaian bersama. Entah sekecil-sekecil dari ucapan yang tidak seide. Bahkan yang lebih besar ingin hidup sendiri atau dengan kelompoknya saja. 

Musim paceklik baru meter kesenjangan sosial. Yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin. Yang kuat popularitasnya makin kuat, yang lemah popularitasnya makin lemah. Dan yang terkhusus yang kuat imannya makin kuat, yang lemah imannya makin lemah(dratis). 

Tahun 2020 ini babak awal musim paceklik. Gonjang ganjing manusia menentukan nasibnya sendiri-sendiri, terutama babakan isi perut serta kekhawatiran-khawatiran keberlangsungan hidupnya. Hingga jiwa kasih sayang sedikit tergeser oleh gesekan musim paceklik ini. Dan pasar syari'at islampun mulai ditawar dengan harga yang murah. Kalau musim paceklik ini berlarut-berlarut ya bisa ironi juga keimananpun bisa ditukar dengan pengakuan " JABATAN DAN HARTA " ini bagi kaum kelas atas. Sedang yang kelas bawah keimanan bisa ditukar pengakuan " SATPAM DAN SARIMI ".

   Oleh karenanya musim paceklik ini. Dengan istilah bohoso jowo " Bejo-bejone wong seng ileng marang keimanan. Lan rugi-rugine wong seng lali marang keimanan. Bahwa musim paceklik manusianya banyak yang labil. Hingga manusianya banyak yang menganggap keimanan itu harganya sangat " MAHAL SEKALI ". Jadi manusianya tidak banyak yang membelinya di " MUSIM PACEKLIK ".(SS)

Lamongan Sedayulawas, 11062020

Post a Comment

0 Comments