About Me


Dewan Kota yang Hapus Mural 'I Can't Breathe' di Inggris Minta Maaf


Oleh: Tia Agnes - detikHot

Editor: Sudono Syueb

Harianindonesiapost.com Dilansir dari laman kumparan.com bahwa seniman jalanan Inggris memberikan dukungan untuk menuntut keadilan atas kematian George Floyd. Mohammed Ali menciptakan mural bertuliskan 'I Can't Breathe' di area Kings Heath, Birmingham, Inggris, awal pekan ini.

Baru 24 jam mural muncul di kota tersebut, dewan kota dilaporkan menghapusnya. Tak lama berselang, dewan kota langsung mengakui kesalahannya dan senang agar mural dukungan Black Lives Matter ada.

"Graffiti menjadi momok bagi kota kami dan menghapusnya adalah itikad baik, sama sekali tidak ada motif politik di balik ini," kata anggota dewan John O'Shea meminta maaf atas kasus tersebut, dilansir dari BBC, Rabu (3/6/2020)

"Kami mengakui itu salah, dan akan senang sekali kalau karya seni itu digambar lagi di lokasi," lanjutnya.

Sebelumnya seniman Mohammed Ali menggambar mural bertuliskan 'I Can't Breathe' dan mengunggah di media sosialnya. Tapi sayangnya dewan kota Birmingham menghapus muralnya.

Ia pun kembali menggambar mural 'I Can't Breathe' yang sampai sekarang masih bertengger di lokasi yang sama.

Mohammed Ali Aerosol
@AliAerosol
Solidarity across the ocean on the walls here in Birmingham UK....#Covid19 already had us connected globally... so this is the wrong time to mess with the people #ICantBreathe

Sumber: kumparan.com

Post a Comment

0 Comments