About Me


Waspada dan Bijak Ber-Medsos


Oleh: Bunda Siswi Astuti


Harianindonesiapost.com Cerita ini berdasarkan kisah nyata sahabatku, seorang Ikhwan.
Awal mulanya  sebut saja *"ZM"* (sahabatku) berkenalan melalui Facebook dengan seorang wanita cantik berinisial *"ZS"*   sekitar bulan Agustus 2019.. mungkin karena dirasa cocok, akhirnya mereka sepakat membina hubungan lebih dekat, bak sepasang kekasih.  Disini lah awal mulai kisah ini. Tanpa ada pertemuan atau tatap muka, *"ZM"* 
merasa dekat dan percaya. Dari percakapan mereka,sudah mulai membahasakan sayang sayangan. Karena terlanjur cinta dan percaya.. ketika kekasihnya minta di transfer sejumlah uang, *"ZM"* selalu mengiyakan. Tanpa curiga,bagai kerbau di cucuk hidungnya.. ia melakukan transferan yang jumlahnya tak sedikit. Bisa di bayangkan sejak tanggal 27 Agustus s/d 5 Nopember 2019 (sebanyak 12 kali) di transfer total  sejumlah 
Rp 33.000.000 (Tiga puluh tiga juta rupiah) ke rekening atas nama Ida Wisba (entah siapa?). Dari percakapan nya, terlihat bahwa *"ZS”* selalu memberi berbagai alasan, saat *"ZM"* minta bertemu. Alhasil dengan berjalannya waktu *"ZM"* mulai curiga,  dan menyadari bahwa ini adalah sebuah penipuan.. dan puncaknya di bulan November ia transfer terakhir, dan mulai meng akhiri hubungan tersebut. Memang Akun media sosial, semacam Facebook, WhatsApp, Messenger rawan penipuan berkedok percintaan yang tak wajar, yang biasanya dimulai dengan melancarkan rayuan sehingga korban terlena dan termakan bujuk rayunya. jika sudah mulai terpedaya, maka penipu akan melancarkan aksinya. 
Dari berbagai cerita dan kisah nyata yang di alami beberapa kawan, jika ada orang yang belum kenal di Face Book,bila sudah bicara uang, itu ber indikasi Penipuan. Bagi  semua pengguna medsos baik Face Book (FB), Whatsapp (WA), dan Messengger,   agar kita selalu bijak dan meningkat kan kewaspadaan. Dengan cerita ini, Semoga tidak akan ada lagi korban korban penipuan seperti cerita diatas.(Sudono Syueb/ed)

Post a Comment

0 Comments