About Me


Satu Keluarga Itu Diusir Dari Rumahnya


Oleh: Sudono Syueb: 

Harianindonesiapost.com Sore hari, pemilik rumah itu sudah siap siap mau tidur bersama keluarganya. Kelihatan mereka capek karena mulai pagi sampe sore satu keluarga itu bekerja keras buat kuwe kering pesanan para tetangga. Tak lama kemudian mereka sudah pada lelap tidur, kelihatannya tidurnya nyenyak sekali.
Tengah malam, kepala keluarganya terbangun karena mendengar banyak langkah kaki mondar mondir dalam rumahnya. Dia semakin kaget setelah melihat orang orang yang berada dalam rumahnya tak ada yang dikenal. Orang orang asing itu ada yg duduk santai di kursi, nyetel tv, selonjoran di lantai, masak air buat teh kopi dan juga ada yang mandi.
Pemilik rumah ,(PR) lalu tanya, kalian siapa? Kenapa masuk rumahku tanpa permisi?

Tamu asing (TA) itu lantas  menjawab dengan nada tinggi, harusnya yang bertanya itu kami, kenapa kalian berada di rumah kami?Rumah dan tanah ini sudah milik kami 10 tahun yang lalu.

PR: Bagaimana bisa? Kan saya tidak pernah jual kepada anda? ( dengan nada yang tak kalah tingginya)

TA: Kamu memang tidak pernah jual rumah dan tanah ini ke kami, tapi yang jual adalah kepala desa kamu ke kami. Seluruh rumah dan tanah di desa pantai ini sudah kami beli semua dengan harga 10 kali lipat harga NJOP (Nilai Jual Obyek Pajak, red), mgerti ksmu?

PR: Ini pelanggatan hak asasi manusia, akan saya laporkan kalian ke Komnas HAM dan Aparat Desa. (Bentak pemilik rumah)

TA: Silahkan... silahkan lapor Komnas HAM dan Aparat Desa. Tidak akan dilayani laporan kamu, karena mereka itu adalah orang orang saya.
Silahkan kalian pergi dari rumah ini malam ini juga.

PR; Tidak bisa, kalian yang harus pergi dari rumah kami. Pergiiiiiiiiiiiiii.....

Mendebgar ada teriakan keras, istri dan anak anaknya pemilik rumah pada kaget dan pada bangun...

"Pergiii... 
Pergiii ..
Ini rumah kamiiii..."

"Pak..  pak..  bangun pak... bapak mimpi ya?", tanya istrinya (l) sambil bangunkan suaminya (S).

S: Mana..mana..para ba****t tadi.? Mau daya tumpes kelor mereka

I : Tidak ada siapa siapa pak, bapak cuma mimpi.

S: Alhamdu lillaah cuma mimpiiii....

Post a Comment

0 Comments