About Me


Copas Soto Ayam Lamongan


Oleh: Sudono Syueb

Harianindonesiapost.com Selama ini kita tahu Soto Ayam Kuah Kunimg baik kaki lima maupun Resto menggunakan Brand "Soto Ayam Lamongan". 
Mungkin  perintisnya dulu  Orang Lamongan (OrLa) sehingga dinamai Soto Ayam Lamongan. Kini Soto Ayam Lamongan ada hampir di seluruh nusantara. Penggemarnya banyak dari berbagai lapisan sosial.
Pertanyaannya apakah para penjual Soto Ayam Lamongan itu berasal dari Lamongan? Belum tentu. Bisa saja penjualnya bukan orang Lamongan. Hanya karena Soto Ayam Lomongan ini viral, murah meriah, enak dan banyak penggemarnya maka ini adalah peluang dagang. Karena itu, siapa pun yang punya mindset Pengusaha bisa masuk di sektor ini, walaupun dia tidak punya darah Lamongan.
Alkisah, suatu saat ada grombolan orang berasal dari Jatim yang sedang uklam uklam di Bandung. Ketika waktunya makan siang, mereka "andok" Soto Lamongan di kaki 5 di  Bandung.
Mungkin grombolan asal Jatim itu sudah  merasa familier dengan kuliner ini, merasa seperti makan masakan rumahan sendiri, mereka tak lagi merasakan ada yang kurang dari racikan Soto Ayam Lamongan di kaki 5 itu. Yaitu tidak ada "koyah"nya. Koyah adalah krupuk yang dihaluskan sebagai campuran Soto Ayam agar lebih maknyuus. Dan koyah inilah yang menjadi ciri khas Soto Ayam Lamongan dari soto soto daerah lain. 
Selesai makan mau bayar. Nah eaktu bayar ini, mereka iseng nanya pada penjualnya,  bapak berasal dari Lamongan mana? Paciran ya? Kenal sama cak Dono?
Bakul sotonya tolah toleh sambil pringas pringis
"A.. a.. anu pak, saya bukan berasal dari Lamongan", jawab penjual soto itu dengan logat Sunda medok.
"Ouu...bapak dr Bandung ya? Kok nama sotonya Soto Ayam Lamongan,  bukan SOTO AYAM BANDUNG?".
Dengan malu malu bakulnya bilang, saya cuma copas gans...
OUUU CUMA COPAS....

Post a Comment

0 Comments