About Me


BERDOALAH, KARENA ALLAH BISA SEGALANYA


Oleh: kasdikin

Editor: Sudono Syueb

Harianindonesiapost.com
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ‌ۖ أُجِيبُ دَعۡوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ‌ۖ فَلۡيَسۡتَجِيبُواْ لِى وَلۡيُؤۡمِنُواْ بِى لَعَلَّهُمۡ يَرۡشُدُونَ
“Dan jika hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, perhatikanlah bahwa Aku dekat,:  aku menjawab permohonan orang yang berdoa, kapanpun dia berdoa kepadaKu,  maka hendaklah mereka memenuhi  seruanKu, dan beriman kepadaKu, agar mereka dapat mengikuti jalan yang benar.” (Q.S. Al-Baqarah [2]: 186)

Doa atau permohonan kepada Allah yang Maha Kuasa tidak bisa dilepaskan dari kehidupan umat manusia. Karena itu isilah hari-harimu dengan doa, tidak hanya saat dalam keadaan bersedih, tapi juga dalam keadaan gembira. Karena dengan doa, seorang hamba menjadi bergantung kepada Allah Sang Pencipta. Allah SWT juga  berjanji akan mengabulkan permohonan hamba-hambanya. Janji ini tercatat dalam Alquran Surat Ghafir
“Dan Rabbmu berfirman, "Berdoalah (memohonlah) kepada-ku, niscaya Aku menjawab kalian. Sesungguhnya orang-orang yang terlalu angkuh untuk menyembah-Ku akan masuk neraka jahanam dalam keadaan sangat hina “. (QS Ghafir 40:60)

Apalagi di bulan suci Ramadan, dimana Allah akan melipatgandakan pahala bagi mereka yang beramal baik. Maka banyak-banyaklah berdoa, jangan pernah merasa bosan. Jangan sampai masuk dalam golongan hamba-hamba yang menyesal di hari akhir karena sedikit berdoa. 
Dalam ayat diatas menjelaskan bahwa ada orang yang berdoa,  tetapi tidak dinilai oleh Allah bahwa ia berdoa. Karena  dia angkuh,  sombong, serta tidak tulus, boleh jadi tidak serius,  padahal dalam doa dituntut untuk tulus, dituntut untuk serius. Maka Allah tidak memperdulikan mereka,  serta akan menghinakan mereka, jika mereka tidak tulus dan angkuh.

Dalam kondisi bencana global dan pandemik covid 19 ini, diperlukan banyak-banyak untuk berdoa.  Doa itu datang dari hamba menuju kepada Allah Tuhan yang Maha Tinggi. Bencana bisa jadi jatuh dan diturunkan dari Tuhan atas kesalahan manusia, atas kedurhakaan manusia,. Maka berdoalah, berdoalah, dan berdoalah, bahkan mendesaklah, karena Allah Maha Bisa segalanya.
Tetap dan teruslah berdoa, karena  doa itu merupakan time-time yang menyenangkan. Orang bisa mencari ketenangan dalam doa dengan menyebut  nama-namaNya yang indah (Asmaul Khusna),  Melalui doa juga, orang bisa menstabilkan perasaannya menjadi lebih menyenangkan. Melalui doa juga orang bisa mengkoreksi dirinya sendiri (Ihtisab). Dengan tanpa disadari, saat berdoa dengan tekun akan dapat mengkoreksi diri sendiri melalui ucapan-ucapan yang  ada dalam doa.
Melalui doa, orang bisa menghadapi hari-harinya dengan penuh keyakinan, Banyak juga orang yang tidak siap menghadapi harinya. Sehingga banyak yang sering mengeluh dengan masalah di depannya. Tetapi dengan  berdoa, hati dan pikiran mendadak bisa menjadi lebih ringan. Sehingga lebih siap menghadapi hari-hari dengan penuh optimisme. 

Oleh karena itu Rasulullah mengajarkan pentingnya ucapan basmalah, yaitu untaian kata bahwa kita memulai aktifitas bersama Allah yang Maha Kasih dan Sayang.
Melalui doa, emosi orang juga lebih terkontrol. Berdoa itu ibarat yoga yang dapat menenangkan pikiran, sehingga orang akan mampu mengontrol emosinya yang terlabil sekalipun.  Allah berfirman 
وَصَلِّ عَلَيْهِمْ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ
Artinya, “Dan doakanlah untuk mereka, sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka.” (QS. At-Taubah [9] ayat 104).

Dengan berdoa juga orang bisa menjalin hubungan yang baik dengan sesama.  Melalui berdoa, orang mampu mengontrol egonya yang berlebihan. Sehingga Nabi mengajarkan agar kita sesering mungkin mendoakan saudaranya.
Dan melalui doa, kamu juga terlatih mengucapkan rasa syukur.  Di tengah kondisi masyarakat yang semakin tidak menentu ini. Mengucapkan syukur merupakan hal yang semakin jarang dilakukan. Tetapi melalui berdoa,  orang akan terlatih untuk mengucapkan syukur dengan rendah hati untuk memuji Allah. Mengucapkan syukur adalah mengurangi keluhan-keluhan yang selalu membuat stress setiap saat.
Dengan melalui doa orang bisa berkomunikasi dengan Allah Tuhan Yang  Maha Kuasa. Komunikasi yang di lakukan  dengan doa ini bisa menguatkan spritualis dalam dirimu. Sehingga membangkitan spritualitas dan  ketenangan batin dalam menghadapi masalah. 

Pada akhirnya, doa membuat orang  siap menghadapi masa depan. Keadaan masa depan sebenarnya tidak perlu ditakutkan jika siap untuk menghadapinya.  Luangkanlah  waktu untuk berdoa, serta  merencanakan strategi yang terbaik. Oleh karena itu siapapun anda jangan pernah meremehkan kekuatan doa. Meski terkadang terasa kecil dan tak terlihat, namun doa yang kuat pasti akan menghasilkan sesuatu yang terbaik. Wallahu a’lam.

Penulis adalah Alumni Ponpes YTP, Kertosono, dan Kepala KUA kecamatan Rengel, Tuban.

Post a Comment

0 Comments