About Me


B E N C A N A


Oleh: Abdullah Mukti

(Alumni Ponpes YTP, Kertosono)

Harianindonesiapost.com
Bismillaahirrohmaanirrohiiim.

Banyak orang berharap dan bertanya tanya kapan bencana yang berupa covid 19 ini segera berakhir ?. Tetapi tidak banyak yang bertanya apa sebab banyak bencana ? Atau mengapa Tuhan menurunkan bencana ?
Jika pertanyaan kedua atau ketiga ini yang muncul, pasti semua orang akan coreksi dirinya sendiri apalagi sebagai manusia yang bertuhan dan percaya semua itu datangnya dari Tuhan. Tidak pandang agama mana pasti meyakini adanya dosa dan sebab akibat. Hanya beda kitab dan syari'at.
Karena saya muslim maka di sini akan bicara apa yang ada dalam Al qur'anul Karim saja. 

Pertama . Kita baca sejarah kaum Nabi Sholih. Karena mereka mendustakannya, lalu Alloh membinasakannya.

فكذبوه فعقروها فدمدم عليهم ربهم بذنبهم  فسواها

"Lalu mereka mendustakannya dan menyembelih: unta itu,maka Tuhan mereka membinasakan mereka disebabkan dosa mereka, lalu Alloh menyama ratakan mereka (dengan tanah)". QS. Asy syam 14.

ولو ان اهل القرى آمنوا واتقوا لفتحنا عليهم بركات من السماء والارض، ولكن كذبوا فاخذناهم بما كانوا يكسبون..

"Jikalau sekiranya penduduk negeri negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi,tetapi mereka mendustakan (ayat ayat Kami) itu,maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatan mereka".
QS. Al a'rof 96. 

ظهر الفساد فى البر والبحر بما كسبت ايدى الناس ليذيقهم بعض الذى عملوا لعلهم يرجعون .

"Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia supaya Alloh merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka,agar mereka kembali (ke jalan yang benar)."
QS. Ar rum 41. 

Kedua. Banyaknya kedholiman.

وما كان ربك مهلك القرى حتى يبعث فى امها رسولا يتلوا عليهم اياتنا وماكنا مهلكى القرى الا واهلها ظالمون.

"Dan tidak adalah Tuhanmu membinasakan kota kota,sebelum Dia mengutus di ibu kota itu seorang rosul yang membacakan ayat ayat Kami kepada mereka, dan tidak pernah (pula) Kami membinasakan kota kota, kecuali penduduknya dalam keadaan melakukan kedholiman".
QS. Al qoshosh 59.

Ketiga. Banyaknya kefasikan dan dosa.

واذا اردنا ان نهلك قرية امرنا مترفيها ففسقوا فيها فحق عليها القول فدمرناها تدميرا .
وكم اهلكنا من القرون من بعد نوح، وكفى بربك بذنوب عباده خبيرا بصيرا .

"Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri,maka Kami perintahkan kepada orang orang yang hidup mewah di negeri itu(supaya mentaati Alloh) tetapi mereka melakukan kedurhakaan(kefasikan) di negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan(ketentuan Kami),kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur gancurnya.
Dan berapa banyaknya kaum sesudah Nuh telah kami binasakan. Dan cukuplah Tuhanmu Maha Mengetahui lagi
Maha Melihat dosa hamba hambaNya".
QS. Al isro' 16, 17.

اهم خير ام قوم تبع والذين من قبلهم اهلكناهم انهم كانوا مجرمين.

"Apakah mereka(kaum musyrikin)  yang lebih baik ataukah kaum Tubba' dan orang orang yang sebelum mereka. Kami telah membinasakan mereka karena sesungguhnya mereka adalah orang orang yang berdosa".
QS. Ad dukhon 37. 

Ke empat. Banyak yang mengkufuri nikmat.

وضرب الله مثلا قرية كانت آمنة مطمىءنة يآتيها رزقها رغدا من كل مكان فكفرت بانعم الله فاذقها الله لباس الجوع  والخوف بما كانوا يصنعون .

"Dan Alloh telah membuat suatu perumpamaan(dengan) sebuah negeri yang
dulunya aman lagi tenteram,rezekinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat(penjuru) tetapi(penduduknya) mengingkari(mengkufuri) nikmat nikmat Alloh, karena itu Alloh merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan  apa yang selalu mereka perbuat". 
QS. An nahl 112.

Kelima, Adanya kesombongan seperti kaum Nabi Musa .

فارسلنا عليهم الطفان والجراد والقمل والضفادع والدم آيت مفصلات فاستكبروا وكانوا قوما مجرمين .

"Maka Kami kirimkan kepada mereka taufan, belalang, kutu, katak, dan darah sebagai bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa".
QS. Al a'rof 133. 

Keenam, Banyaknya perzinaan dan riba.
Sabda Nabi saw. 

اذا ظهر الزنا والربا فى قرية فقد احلوا بانفسهم عذاب الله .

"Jika sudah merajalela(banyak) perzinaan dan riba, di suatu negeri,maka sungguh mereka sudah menghalalkan diri mereka untuk menerima adzab(siksaan) dari Alloh". 
(HR. Imam At thobaroni dan Al hakim.)

Perlu diketahui, bahwa siksaan berupa apapun bisa menimpa siapapun, dan kapan saja tidak pandang bulu, termasuk orang sholih. 

واتقوا فتنة لا تصيبن الذين ظلموا منكم خاصة واعلموا آن الله شديد العقاب.

"Dan peliharalah dirimu  dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang orang yang dholim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Alloh amat keras siksaanNya".
QS. Al anfal 25. 

Hadits  dari Ibunda A'isyah ra.

هل تهلك القرية وفيها الصالحون يا رسول الله ؟ قال: نعم . لماذا يا رسول الله. قال : بتهاونهم وبسكوتهم عند معاصى الله. 

"Wahai Rosulalloh, apakah sebuah negeri itu akan dihancurkan, padahal di dalamnya banyak orang sholih ?  Rosululloh menjawab: Ya. Mengapa ya Rosulalloh ? Jawab Rosululloh saw: Sebab mereka(orang orang sholih) acuh tak acuh dan diam saja di saat melihat (menyaksikan) kemaksyiatan (pelanggaran) kepada Alloh". 

وان من قرية الا نحن مهلكوها قبل يوم القيامة او معذبوها عذابا شديدا ،كان ذالك فى الكتاب مسطورا.

"Tak ada suatu negeripun(yang durhaka penduduknya) kecuali Kami menghancurkannya sebelum hari kiyamat atau Kami adzab (penduduknya) dengan adzab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis dalam kitab (Lauhil Mahfudh)". 
.
Sejumlah ayat Al qur'an dan hadits di atas dapat saya simpulkan sebagai berikut :  
1. Datangnya bencana itu akibat sikap dan perbuatan manusia sendiri.

2. Semua orang merasakan,termasuk orang orang sholih, sebab mereka acuh tak acuh dan diam saja (mungkin terlibat) di saat melihat kemaksiatan(pelanggaran) kepada Alloh.

3. Kehancuran atau siksa itu bisa diberikan di dunia.

4. Solusinya :
A. kita harus beristighfar mohon ampunanNya dan bertaubat kepadaNya.
Seruan Nabi Hud kepada kaumnya.

ويقوم استغفروا ربكم ثم توبوا اليه يرسل السماء عليكم مدرارا ويزدكم قوة الى قوتكم ولا تتولوا مجرمين.

"Dan (dia berkata): Hai kaumku,mohonlah ampun kepada Tuhanmu ,lalu bertobatlah kepadaNya,niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu,dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu,dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa".
QS. Huud 52.
B. Tidak bohong lagi.
C. Tidak berbuat dholim dan dosa lagi.
D. Dekatkan diri kita kepada Alloh.
E. Jangan terprovokasi dengan fatwa yang menjauhkan kita dengan Alloh.
F. Jangan takut kepada selain Alloh.
G. Semarakkan syiar islam di manapun dan kapanpun dengan mengikuti arahan para ahli kesehatan .
Insyaa Alloh di waktu yang dekat Alloh pasti mencabut bencana yang sedang kita hadapi.
Aamiiiin.(Sudono Syueb/ed)

Post a Comment

0 Comments