About Me


Abah Natsir Sang Pembalik Tuduhan


Oleh: Dr. H. Karyoto Ws, M.Pdi

Harianindonesiapost.com Alhamdulillah dengan membaca tesis saudara Ahmad Murjoko tersebut, saya berpendapat bahwa Mosi Integral Natsir 1950 tidak hanya memperlihatkan betapa hebatnya maha karya guru kita Mohammad Natsir terhadap persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Yakni mampu membalikkan rencana jahat Belanda untuk tetap bercokol dan memecah belah bangsa dan negara Republik Indonesia.

Ada fenomena menarik lainnya dari sosok Natsir yang lahir dari kalangan rakyat biasa dan bukan dari kalangan bangsawan. Natsir juga bukan anak keturunan raja-raja yang ada di Nusantara. 

Namun ternyata Natsir bisa tampil menjadi tokoh Nasional bahkan Internasional. Natsir juga telah menjadi tokoh Islam sejati namun tetap menjadi tokoh nasionalis yang pernah lahir dari negara yang penduduknya mayoritas beragama Islam.

Hal ini berbeda dengan anggapan umum selama ini bahwa hanya dari kalangan bangsawan sajalah yang berpeluang untuk menjadi pemimpin bangsa Indonesia berikutnya.

Fenomena Mosi Integral Natsir 1950 berikutnya adalah menjadi pembuktian terbalik atas berbagai tuduhan miring yang dialamatkan pada pemimpin Islam selama ini.

Pemimpin-pemimpin Islam sering dituduh tidak nasionalis, politisi muslim dianggap tidak demokratis, perjuangan tokoh-tokoh Islam selalu dilakukan dengan cara-cara inkonstitusional, dan elit-elit Islam dianggap suka dengan tindak kekerasan ? 

Maka dengan hadirnya Mohammad Natsir yang ditulis dalam panggung sejarah bangsa Indonesia. Dan telah mendapatkan gelar Pahlawan Nasional. Maka kita umat Islam Indonesia menjadi sedikit terobati atas tuduhan tidak berdasar selama ini.

Terima kasih P Natsir, semoga karyamu akan memacu para generasi Islam untuk kejayaan bangsa dan negara Indonesia mendatang. Mosi Integral Natsir 1950 telah meletakan pondasi yang kokoh  khususnya dalam mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045.(Sudono Syueb/ed)

Dr. H. Karyoto Ws. M.Pd.I
Ketua STAI Haji Agus Salim Cikarang

Sumber: facebook.com

Post a Comment

0 Comments