About Me


A L - K H O U F ( takut )


Oleh: Abdullah Mukti

Harianindonesiapost.com 
Bismillaahir rohmaanir rohiiim. 
Takut atau ketakutan adalah sifat manusia. Tidak ada manusia yang tidak memiliki sifat takut. 
Takut itu ada dua .
Pertama takut kepada Tuhannya. Yang kedua takut kepada makhluqNya.
Kalau takut kepada Tuhannya, semakin takut semakin mendekat dan menyerahkan diri kepadaNya. Tetapi kalau takut kepada makhluqNya, semakin takut semakin menjauh sejauh jauhnya. 

Saya pernah ditanya oleh teman teman waktu ngobrol : pean juga pernah takut ?
Saya jawab : setiap hari saya harus takut.
Teman: lo, kok tiap hari? 
Saya: ya. Karena saya diawasi Tuhan .
Teman: termasuk corona ini ? 
Saya: ya.
Teman: pean kok masih ke masjid ? 
Saya: Karena ada panggilan segera ke tempat yang menguntungkan(حي على الفلاح).Orang orang yang ke masjid mulai dari rumah sudah dalam keadaan bersih dan suci. Masuk areal masjid mengikuti protokol kesehatan(pemerintah) juga melaksanakan  poin 3b dan poin ke5 Fatwa MUI . Masuk masjid baca doak  
اللهم افتح لنا باب رحمتك
Alloohumma yaa Allooh bukalah pintu rohmatMu untuk kami. Lalu sholat dua rokaat, beri'tikaf menunggu sholat berjama'ah. Setelah sholat berdzikir, diakhiri doa' oleh pak ustadz. Sebagai amal dan kata perpisahan,para jama'ah sholat ba'diyah ditutup dengan salam ke kanan dan ke kiri seakan akan itu sebagai ucapan selamat berpisah. Sebelum meninggalkan masjid, jama'ah berdoa' 
اللهم انا نسالك من فضلك
Alloohumma ya Allooh kami mohon anugerah dan fadlilahMu. Jadi berangkat ke masjid hati senang, pulang dari masjid hati senang.
Teman: Ada berita,bahwa ada orang di masjid yang kena corona, itu gimana ?
Saya: seandainya itu benar, bagi jama'ah pasti menerimanya karena sudah ketentuan Alloh. Alloh dawuh : 
قل لن يصيبنا الا ما كتب الله لنا
Katakanlah sekali-kali  tidak akan menimpa kami melainkan apa yang  sudah ditetapkan Alloh bagi kami.
QS. At taubah 51. 
Dan merasa berada dalam dekapan kasih sayang Allooh swt. 
Kalau ditakdirkan mati, insyaa Allooh termasuk khusnul khotimah bahkan insyaa Allooh termasuk syaahid.
Teman: katanya bonek itu nggak boleh pak ?
Saya: Jama'ah kemasjid itu perintah Alloh, dalam kondisi aman, mengikuti protokol kesehatan.
Jadi bukan BONEK dan tidak akan mati  konyol bagi yang ke masjid kecuali daerah yang sudah ditentukan sebagai zona THO'UUN oleh pemerintah .
Teman: Tho'un itu bongsone oopo to pak ? 
Saya: Wabah, dulu dinamakan begebluk. Yaitu suatu penyakit yang membuat manusia pagi sakit sore mati. Sore sakit pagi mati atau banyak orang yang sakit dan banyak orang yang mati. Itu kata mbah saya dulu. Walloohu Yang Maha Tahu.
Teman: OOOh, gitu ya. Saya baru ngerti. Kalau ke pasar pak, apa ya senang atau tidak takut ?
Saya: Takut sekali.
Teman: Mengapa ?
Saya: Karena kebanyakan orang orang di pasar tidak taat kepada protokol kesehatan. Banyak tempat tempat yang kotor. Orangnya juga banyak yang bergelut dengan barang barang serba kotor. Banyak berbuat dosa. Kata ulama' Nabi sendiri takut dengan pasar.
Jadi kalau nggak hati hati bisa kena corona dan paling tidak bisa kena gangguan setan.
Teman: la, saat ini ke masjid kok dilarang tanpa membedakan kondisi daerahnya, apakah nggak dosa bagi yang melarang pak ?. 
Saya: Itu urusan mereka dengan Tuhannya kalau punya tuhan.
Maaf sudah dikumandangkan adzan teman teman. Ayo ke masjid mohon kepada pemilik corona ini supaya segera mengembalikan corona  ke tempatnya semula. Aamiiiin ya robbal 'aalamiiiin.(Sudono Syueb/ed)

Post a Comment

0 Comments