About Me


Rumput Berwarna Kuning & Pemuda Tengik


Oleh: Sudono Syueb


Harianindonesiapost.com Wak Alang adalah seorang ustadz yang alim dan kocak. Dia sering memberi nasihat dengan kisah kisah penuh hikmah.
Berukut ini, salah satu kisah yang diceritakan Wak Alang dari WA ke WA: 
Satu hari, kata Wak Alang, ada seorang Raja terkena penyakit mata. Setelah bebarapa hari istirahat, Baginda keluar dari istana dengan diiringi para Punggawanya. Sekonyong konyong sang Raja berseru dengan suaranya yg khas: "Itu rumput semuanya berwarna kuning, ya...?" seru sang Raja sambil menunjuk ke arah halaman istana yang ditumbuhi rumput hijau yang sangat subur dan sangat terawat rapi. Seluruh Punggawa terkesima sejenak. Mereka kaget alias sangat terkejut. Sesaat kemudian Komandan Punggawa berlutut diikuti oleh seluruh Punggawa Kerajaan. Dengan penuh takzhim mereka menjawab ucapan sang Raja:"Benar Tuan Raja. Semua rumput itu berwarna kuning..." Sambil terkekeh sang Raja berkata: "Beta tidak salah...!"
.
Keesokan harinya seluruh isi Kerajaan menjadi geger. Pasalnya, para guru Sekolah di seluruh Wilayah Kerajaan mendadak mengajarkan kepada para siswa bahwa warna rumput adalah KUNING, tidak lagi hijau. Kuasa Pendidikan pun langsung mengeluarkan uang milyaran Dinar untuk merevisi seluruh Kamus Bahasa di Kerajaan itu, Dituliskan di Kamus Cetakan Baru:"WARNA RUMPUT adalah KUNING". .
Seluruh isi Kerajaan pada bersuka ria atas gerakan ini. Mereka yang tidak setuju hanya mampu menghela napas panjang sambil bergumam:"Aduh biyung biyung, podo mangan opo mbiyen poro si mbok neng negero iki. Kok iso dadi koyo ngene kuwi...!"

Sekian kisah dari Wak Alang kali ini...

Medan, 25 April, 2020,
Tengku Zulkarnain alias Wak Alang.
         *****

Cerita Wak Alang itu belum selesai, masih koma. Lalu saya teruskan:

Sebulan kemudian, ada seorang pemuda yang jujur dan pemberani berteriak lantang, di alun alun, Baginda Raja bohong, warna rumput itu sejak Nabi Adam sampai sekarang ya hijau, bukan kuning. Yang kuning itu rumpun tua dan kering. Itu hanya akal akalan raja untuk menyalah gunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kerajaan (APBK) demi kepentingan pribadi dan kelompok kecil pejabat kerajaan.
Habis teriak begitu rakyat gaduh، para pembesar kerajaan marah. Pemuda itu ditangkap dan digebuki, suruh meralat pernyataannya. Pemuda itu tdk mau. Lalu pemuda itu digelandang ke depan raja. Raja tersenyum sinis dan menyuruh Menkumhamnnya melockdown pemuda tengik itu ke penjara, biar kapok. Para pembesar kerajaan senang.

Tapi seminggu kemuadian, mau ada Resafel Kabinet Kerajaan.
Raja memasuki Press Room diikuti para menterinya untuk mengumumkan pos kementrian mana yang mau diresafel.
"Saudara saudara wartawan dan rakyatku yang saya cintai, keuangan kerajan kita mulai kacau karena banyak anggaran yang tidak efisien, bahkan cendrung terjadi kebocoran. Penyebabnya adalah banyak pejabat yang tidak jujur, ABS dan korups, terutama di Kemenkeu.
Maka itu saya akan mereposisi menteri keuangan. Menkeu yang lama saya copot dengan  hormat dan d
saya tunjuk jadi kepala kuliner kerajaan karena dia pinter masak, dan penggantinya adalah.......
Raja diam sejenak, para pejabat gelisah dan berharap dia jadi Menkeu...

Penggantinya adalah, lanjut Raja, PEMUDA yang kemarin berani mengkeritikku dan bikin gaduh kerajaan.
Para pembesar kerajaan gaduh sambil berbisik bisik, kenapa dia, kenapa tidak kita. Siapa pemuda itu ???
Kemudian Raja memanggil pemuda itu untuk tampil di depan umum dan dikukuhkan sebagai Menkeu kerajaan yang baru. 
Selesai melantik pemuda itu, Raja beri pernyataan singkat: Saya butuh PEMUDA PEMUDA PEMBERANI dan JUJUR  untuk membenahai KEUANGAN KERAJAAN.
Sebulan kemudian, keuangan kerajaan mulai stabil. Setahun berikutnya harga Sembako mulai turun, ekonomi rakyat mulai berkembang. Rakyat mulai makmur dan senang.

Post a Comment

0 Comments