About Me


NIAT - NIAT PUASA


Oleh: Syaikh DR Arif Anwar Al Yamani

Editor: Sudono & Tom Mas'udi

Harianindonesiapost.com
Rasulullah shallallaahu `alaihi wasallam bersabda :
" إنما الأعمال بالنيات "
" Sesungguhnya amalan itu tergantung pada niatnya " ( H.R Bukhari Muslim )


Saudara saudariku, sesungguhnya Allah 'azza wa jalla akan melipatgandakan amalan-amalan seorang hamba dengan niat niat  yang baik, betapa banyak amalan yang kecil menjadi amalan yang besar di karenakan niatnya, dan betapa banyak pula satu amalan ibadah tetapi didalamnya terdapat niatan-niatan yang banyak sehingga dia akan mendapati amalan tersebut  pahalanya sesuai yang ia niatkan.

Dalam artikel singkat ini aku kumpulkan beberapa niat, semoga bisa kita hadirkan ( dalam hati kita ) niatan-niatan ini sebelum datangnya Ramadhan dan mendapatkan pahalanya dengan izin Allah, seandainya Allah memberikan kemudahan dalam mengamalkannya, kita berdoa agar Allah menerima dan apabila tidak bisa kita amalkan seluruhnya maka kita juga berdoa mencatat bagi kita pahalanya semua.

Dan ketika kita menghadirkan niat-niat ini di dalam hati, hendaknya kita berdoa agar Allah memberikan taufiq dalam mengamalkan dan menerimanya.

Adapun niat-niat tersebut adalah:

1. Niat puasa Ramadhan keseluruhan dengan rasa keimanan dan harap.

2. Niat shalat tarawih Ramadhan keseluruhan dengan rasa keimanan dan harap.

3. Niat bisa merealisasikan ketaqwaan.

4. Niat mendapatkan karunia dari Allah pada bulan ini.

5. Niat mendapatkan ampunan seluruh dosa.

6. Niat agar bisa masuk pintu Arrayan di syurga.

7.Niat agar terhindar dari api neraka.

8.Niat mendapatkan syafaat puasa pada hari kiamat.

9. Niat mendapatkan syafaat membaca al Quran pada hari kiamat.

10. Niat menghatamkan al Quran, baik setiap 3 hari sekali atau lebih cepat atau lebih lama ( sesuai niatan anda).

11. Niat puasa ( amalan yang paling mulia yang tiada bandingannya ).

12. Niat mendapatkan pahala puasa dari Allah SWT.

13. Niat akan memperbanyak doa dan meminta agar di kabulkan Nya.

14. Niat tidak menyerupai ahli kitab,  dengan cara kita makan sahur.

15. Niat agar mendapatkan shalawat dari Allah, dan Malaikat dengan kita bersahur.

16. Niat untuk menampakkan agama ini dan menyelisihi orang orang musyrik dengan menyegerakan berbuka, karena orang Yahudi dan Nasrani suka mengakhirkan buka puasa.

17. Niat berpuasa ( menahan dahaga-pen.) di siang yang panas agar mendapatkan minum di hari di mana orang dalam kehausan yang luar biasa.

18. Niat bisa memberikan ifthar (buka) untuk tetangga, family dan kerabat.

19. Niat bersedekah berinfak, berderma dan berbuat baik.

20. Niat mengeluarkan zakat fitrah pada waktunya.

21. Niat mengingat keadaan fakir miskin dan merasakan keadaan mereka.

22. Niat mempersempit jalan syaithan dan waswasnya.

23. Niat bau tidak sedapnya orang yang berpuasa itu lebih segar daripada minyak misk disisi Allah.

24. Niat mempuasakan anggota tubuh dan perut.

25. Niat untuk menahan diri dari syahwat dan kemaksiatan.

26.Niat berakhlak dengan akhlak yang baik.

27. Niat meninggalkan permusushan, pertikaian antar muslim ( apabila ada yang mencela atau mencaci maka katakanlah aku sedang berpuasa ).

28. Niat beritikaf di sepuluh malam terakhir atau sebagian darinya.

29. Niat mendapatakn malam Lailatul Qadar di sepuluh malam terakhir dan bersungguh sungguh dalam ibadah dan berdoa.

30. Niat bisa umrah di bulan Ramadhan, karena umrah pada bulan tersebut seperti umrah bersama Nabi, dan berdoa agar bisa melaksanakannya.

31. Niat mendapatakan keberlipatan pahala shalat di dua Tanah Suci nan mulia dan berdoa agar bisa melaksanakannya.

32. Niat kemenangan dan kekokohan pada kaum muslimin seperti yang di peroleh ketika perang Badar dan Fathul Makkah.

33. Niat mendapatakan kebahagiaan dengan bisa menyelesaikan puasa ketika di dunia  dan mendapatkan kebahagiaan dengan bertemu Allah SWT pada hari Kiamat.

34. Niat bisa mengkontinyukan amalan kebajikan, kebaikan dan menjauh dari dosa, kemaksiatan juga setelah Ramadhan.

35. Niat bertaubat dan menundukkan diri dari segala dosa dan tidak kembali melakukannya sampai Ramadhan berlalu.


Di terjemahkan oleh : Ust. Argiyansyah, Lc. Hafidzahullah ( Pengasuh Pesantren Gratis Yatim Dhuafa Klaten - Jawa Tengah)

Post a Comment

0 Comments