About Me


Masjid Baitul Mahmud Rindu Ramadhan


Oleh:  Sudono syueb

Harianindonesiapost.com 
Ada sebuh lirik lagu judulnya: Kun Anta oleh: Humood Alkhudher ( حمود الخضر)

Yang merindukan datangnya Ramadhan

Ya Ramadhan
Hadirmu menjengah syahdu
Pada hati yang menunggu
Sebening rindu
Kau sirami taman
Menyegarkan iman
Diri yang ketandusan
Mekar bak bungaan
Kala Ramadhan menjelma
Bersyukurlah kita
Kerna bulan mulia
Ada rahmat padanya
Kala ada keampunan
Ada kebebasan
Dari azabNya
Jangan persiakan
Ayuh bersama raikannya
Puasa tarbiah
Didik nafsu dan kawal lidah
Kalam madah zikrullah
Memuji allah
Malamnya ibadah
Dengan jiwa yang mujahadah
Pasrah dan berserah
Kepada Allah
Ramadhan berlalu
Bila sampai waktu
Mungkinkah aku
Bertemu denganmu
Ramadhan ku rindu
Di ruangan waktu
Mungkinkah aku
Bertemu denganmu(Musixmatch)

Rasulullah Sallahu alaihi wasallam bersabda, yang artinya:
“Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Allah mewajibkan atas kalian berpuasa (di dalamnya). Dibuka pintu-pintu surga dan ditutup pintu neraka, setan-setan dibelenggu. Di dalamnya ada malam yang lebih baik dari seribu bulan. Orang yang diharamkan kebaikannya, maka ia telah diharamkan dari semua kebaikan.” (HR. Ahmad).

 Kita  semua merindukan tamu agung tahunan yang dinanti-nanti selama berbulan-bulan. Ya, itulah bulan Ramadhan yang penuh berkah yang di dalamnya terdapat malam penganugerahan seribu bulan. Siapa saja yang akan meraih malam “anugerah” itu. Jangan-jangan tahun ini, tercantum nama kita di dalamnya. Karena itu, wajar jika banyak orang selalu merindukan dan mendambakan bulan ini sehingga butuh persiapan sedini mungkin untuk menyambut kehadirannya.

Ramadhan, proyek Allah, tanpa tender, siapa saja bisa meraihnya tanpa kecuali. Ramadhan ebagai lembaga pendidikan yang sangat baik, yang juga disebut dengan madrasah mutamayyizah, yang dibuka Allah Swt setiap tahun. Siapa yang mendaftar, dan siapa pula dengan tulus ikhlas mengikuti “perkualiahan” dengan baik selama satu bulan, ia akan lulus dengan predikat “sukses besar”. Karena tidak ada keuntungan yang lebih besar ketimbang meraih “keampunan Allah” dan terbebas dari siksaan api neraka.

 Berikut ini syair rindu ranadhan:

Ya Allahu Ya Rahman

Oleh: Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf)

Ya Allahu Ya Rahman
moga kami sekalian
menjumpai masa depan
hari raya bulan ramadhan

beserta taufiq hidayah
sejahtera sehat afiat
dihujani dengan rahmat
mohon diberi bantuan

bertambah yaqin dan ilmu
yang manfaat tiap waktu
tak tergoda tak tertipu
oleh hawa nafsu syaiton

menjungjung perintah robbi
taat bakti pada nabi
ulama kami hormati
wafat tenang dalam iman

Ya Allah lindungi bentengi
kami pun sanak famili
dari perbuatan keji
macam macam kejahatan

perlindungan kasih sayang
penjaga syaiton pembimbang
dosa kami tak terbilang
moga diberi ampunan

selain Kamu Ya Allah
Maha Pengasih Maha Pemurah
maafkan orang bersalah
safakah beri ampunan

walaupun dosa bergunung
sebusah laut menggulung
namun rahmat Maha Agung
meliputi ahlil iman

dengan RahmatMu Ya Robbi
dan Syafaat Kanjeng Nabi
bebaskan masukkan kami
syurga taman kenikmatan

amin Ya Allahu Ya Rahman
amin Ya wa Si’al ghufron

Post a Comment

0 Comments