About Me


In Memoriam: Arief Budiman


Oleh. M. Halimi Jazim Hamidi

(Ketum PW KBPII Yogyakarta Besar)

Harianindonesiapost.com Saya mempunyai kesan yg "luar biasa"  pada almarhum. Pada saat itu  saya menjadi sekretaris umum panitia Harbanas PII ke 33 tahun 1980 yg dipusatkan di Yogyakarta, salah satunya adalah  menyelenggarakan Seminar Nasional yang bertopik : "PII Dalam Lintasan Sejarah".  Salah satu "narsum" yg direncanakan adalah almarhum Arief Budiman.
Saya menemui mas Arief di UKSW Salatiga.
Saya diterima dengan ramah, dan diajak diskusi berbagai permasalahan bangsa dengan santai dan "menyenangkan", analisisnya tajam dengan ide2 segar.

Setiap ada teman dosennya lewat dipanggil dan  mesti dikenalkan, bahkan diajaknya kita mampir di rumahnya. 
Saya mendapat kesan bshwa almarhum adalah orang yg demokratis, hangat, terbuka, rendah hati, kritis, dan begitu menghargai orang lain.

Ya, almarhum seterusnya menjadi salah satu tokoh cendekiawan yg menjadi referensi utama saya dalam diskusi2 akademis, selain mas Kuntowijoyo dan mas Dawan Raharjo pada saat itu.
Selamat jalan mas Arief Budiman, semoga diampuni dosa2nya dan diterima amal baiknya. Aamien

Post a Comment

0 Comments