About Me


B O C O R


Oleh: Abdullah Mukti

(Alumni Ponpes YTP, Kertosono)

Bismillaahir rohmaanir rohiim..

Harianindonesiapost.com Istilah bocor, sengaja saya ambil dari ceramah di Radio Suara Muslim Surabaya. Bocor itu pengertiannya, kalau boleh saya mitsalkan
seperti galon berisi air namun galon itu berlubang sehingga airnya keluar.
Kecepatan dan jumlah air yang bocor tergantung seberapa banyak dan besarnya lubang.
Setiap hari kita sholat tapi bocor, karena kita selalu berbuat kemungkaran.
Setiap jum'at kita jum'atan, tapi bocor karena selalu berbuat dosa.
Setiap romadlon kita berpuasa, tapi bocor karena kita tidak bisa menjaga lisan dan perbuatan karena kebodohan.
Kita selalu menjamu tamu dengan sepuasnya,tapi bocor karena kita selalu menggunjing dan memfitnah setelah tamu itu pergi.
Nah akibat perbuatan tak terpuji inilah terjadi kebocoran di dalam diri kita. Dalam bahasa Nabi disebut  " AL - MUFLIS " yang artinya " BANGKRUT ". Yang terambil dari hadits Nabi Muhammad saw yang menceritakan, bahwa suatu saat Nabi sedang bercengkerama(jagongan) beliau bertanya kepada para sohabat : 
" Tahukah kalian orang yang bangkrut ?
Mereka menjawab : orang yang bangkrut itu ialah orang yang tidak punya dirham dan perhiasan ( nggak punya apa apa ). Rupanya Nabi tidak puas dengan jawaban itu kemudian Nabi menjelaskan. Sesungguhnya orang yang bangkrut dari ummatku itu ialah orang yang datang pada hari qiyamat dengan membawa segudang pahala sholat, pahala puasa,pahala zakat, dan pahala lainnya. Di samping itu dia juga membawa banyak dosa karena pernah mencacimaki  si fulan, menuduh si fulan berbuat dosa, membunuh si fulan, memakan harta si fulan dengan tidak halal dan sebagainya. 
Di dalam pengadilan Alloh nanti dia harus menebus dosa dosanya, sehingga pahalanya diambil untuk diberikan kepada si fulan yang telah dicacimaki, si fulan yang telah dituduh telah berbuat dosa, diberikan kepada si fulan yang pernah dibunuh, diberikan kepada si fulan yang pernah dimakan hartanya dengan tidak halal. Apabila pahalanya tidak cukup untuk menebus dosanya, maka dosa dosa orang orang tadi
diambil untuk diberikan kepadanya sampai cukup bahkan mungkin sampai habis sehingga harapannya dengan segudang pahala yang dibawa tadi bisa masuk surga ternyata habis dan isinya berganti dengan dosa.
Akhirnya dia dilemparkan ke dalam
api neraka ". Inilah uraian singkat HR. Muslim dari Abu Huroiroh ra.
Orang seperti inilah yang dimaksud Nabi sebagai orang yang 
bangkrut.
Untuk itu para pembaca mari kita senantiasa memohon ampunan kepada Alloh atas dosa dosa kita kepada Alloh swt serta memperbanyak amal solih dan menjaga diri dari perbuatan dosa. Pumpung masih ada
kesempatan, segerakan minta maaf dan minta halal  atas kesalahan dan dosa  kepada sesama terutama kepada orang tua saudara kandung juga kepada handai taulan agar pahalanya tidak bocor 
dan tidak menjadi orang yang bangkrut dan benar benar akan menikmati kebahagiaan di akhirat nanti.
Aamiiin.

Post a Comment

0 Comments