Socialize

Nikmatnya Kopi Selir, Istri Selir dan Politik Paseliran


Oleh: Sudono Syueb


Harianindonesiapost.com Kopi Selir iti bukan kopi pabrik tapi kopi rumahan, kopi racikan sendiri oleh emak emak di rumah. Caranya, kopi mentah disangrai sampai berwarna coklat kehitam hitaman lalu ditumbuk sampai halus kemudian diayak biar didapat bubuk kopi yang paling halus. Jadilah kopi selir yang bisa disedu dengan air panas dan ditambah gula secukupnya. Jika diseruput terasa ampasnya menempel di bibir lalu dikelamuti oleh peminumnya. Nikmaaat.

Sementara itu istri selir adalah para perempuan yang masih gadis/perawan bersedia dengan suka rela dijadikan istri simpanan Raja raja Jawa tempo  dulu. Dengan begitu Tidak ada istri selir yang janda. Berarti semua istri selir adalah para gadis yang masih perawan. Di sinilah nikmatnya istri selir itu. 

Dulu, banyak orang tua dan juga anak anak gadisnya ingin sekali dijadikan istri selir raja dengan harapan bisa mengangkat derajat status sosial, ekonomi dan pangkatnya. .  

Seperti kata Adi Nugroho dalam artikelnya, 
Pada zaman kerajaan di Jawa, memiliki anak seorang selir adalah sebuah prestasi. Tak jarang banyak abdi dalem sengaja mengirim anak gadisnya ke istana dengan maksud akan menarik perhatian raja. Berikut fakta kehidupan dari selir raja yang selalu dianggap sebagai anugerah itu.

1. Selir Adalah Strategi Politik Kalangan Tertentu
Pada zaman kerajaan Jawa, banyak orang mengirim anak gadisnya ke istana dengan maksud untuk menaikkan derajat. Para bangsawan akan mengirim putri terbaiknya sebagai tanda kesetiaan kepada raja. Dengan memiliki putri sebagai salah satu selir raja, kedudukan mereka di dalam masyarakat akan tinggi.

Selain bangsawan, rakyat jelata juga kerap memberikan putrinya kepada kerajaan. Mereka rela melakukan itu lantaran ingin derajatnya naik. Memiliki putri di kerajaan sama halnya membangsawankan keluarga. Apalagi kalau nanti selir bisa mengandung anak dari raja.

2. Sejak Kecil Sudah Harus Berjuang
Biasanya gadis-gadis yang kelak dijadikan selir sudah ditawarkan keluarganya ke istana sejak berusia 10-12 tahun. Mereka akan disuruh ikut pelatihan tari dan mempelajari banyak hal terkait dengan istana dan segala tetek bengeknya. Kalau suatu saat raja melihat para perempuan ini dan tertarik, dia bisa diangkat menjadi selir.

Biasanya, kalau kalau raja mulai tertarik dia akan menyuruh mengawalnya untuk membawa para penari ke kamarnya. Kalau hal itu sudah terjadi, artinya anak gadis itu siap menjadi selir dan mendapatkan beberapa fasilitas dari raja. Berita tentang masuknya seorang penari ke kamar raja akan membuat keluarga di penari jadi bangga. Akhirnya dia bisa memiliki anak yang berstatus selir raja.

3. Selir Hanya Bertugas Untuk Kesenangan Raja
Selir hanya bertugas untuk kesenangan raja saja. Status mereka bukanlah istri yang syah hingga berstatus permaisuri. Jika permaisuri akan melakukan banyak kegiatan kerajaan termasuk berhubungan dengan banyak relasi dan mengatur hal penting dalam kerajaan. Tugas dari selir yang utama adalah tempat rekreasi raja di atas ranjang.

Mereka diangkat sebagai hiburan bagi raja yang sudah lelah dengan pekerjaan atau istri mereka yang syah. Dalam sejarah Raja Jawa di Indonesia, setidaknya ada satu raja yang memiliki sekitar 40 selir. Raja itu bernama Pakubuwono X. Sementara itu Hamengkubuwono II memiliki 4 permasuri dan 26 selir yang selalu siap untuk melayaninya.

4. Tv Penghasil Selir Raja Jawa
Menjadi selir memang akan membuat para gadis mendapatkan fasilitas yang mewah. Mereka akan mendapatkan pakaian yang bagus, empat tinggal yang layak hingga bisa membantu keluarganya yang ada di luar istana. Kelebihan ini membuat banyak bangsawan atau rakyat jelata rela mengirim para putrinya dengan dalih untuk mengabdi.

Setidaknya banyak daerah di kawasan Jawa yang dikenal sebagai penghasil para selir. Daerah itu meliputi Malang, Blitar, Lamongan, banyuwangi, Wonogiri, Jepara, dsb. Para gadis dar daerah ini akan dikirim ke istana untuk menjadi penari atau pelayan. Kalau para gadis ini beruntung, raja akan memanggil mereka. Tapi, kalau raja tidak tertarik artinya mereka akan terus ada di istana untuk selamanya.

Karena itu Carey, seperti ditulis Risa Hendahita Putri dalam artikelnya, menilai kalau kriteria seksual sebagai kunci hubungan penguasa dan selir itu tak selamanya benar. Latar belakang keluarga keluarga perempuan jauh lebih penting 
"Pernikahan diatur dengan tujuan pokok membentuk aliansi politik dengan keluarga lokal yang kuat atau berpotensi bermusuhan," kata Carey.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel