MUHASABAH KE-38: HAKIKAT BERIMAN KEPADA MALAIKAT (bagian ke-7)


Oleh: Amrozi Mufida

Harianindonesiapost.com 
بسم الله الرحمن الرحيم 


*7. Cara Melawan Godaan Syetan*

*7.1. Melakukan Semua Amal Ibadah Dengan Ikhlas, Hanya Semata-mata Mencari Ridha Allah SWT*

Allah SWT menjanjikan kepada orang yang Ikhlas, beribadah hanya semata-mata mencari ridhaNya, dia akan menjadi orang yang tidak gampang dan tidak mudah digoda oleh syetan. QS Al-Hijr (15): 39-40, Shad (38): 82-83

*7.2. Membaca Surat Al-Baqarah*

Rasulullah SAW bersabda, "Janganlah kamu menjadikan rumahmu seperti kuburan. Sesungguhnya syetan akan lari dari rumah yang senantiasa di dalamnya dibacakan Surat Al-Baqarah." HR Muslim 

*7.3. Membaca Ayat Kursi (QS Al-Baqarah 2: 255)*

Ini sebagaimana yang diceritakan oleh Abu Hurairah RA. Suatu saat dia diminta Rasulullah SAW untuk menjaga baitul mal. Ternyata setiap malam ada orang yang mencuri harta baitul mal. Setelah tertangkap, akhirnya pencuri diikat oleh Abu Hurairah RA. Kemudian pencuri minta dilepas dengan menyatakan bahwa apabila seseorang tidak ingin diganggu oleh syetan, maka dia harus membaca ayat kursi. Peristiwa itu diceritakan Abu Hurairah RA kepada Rasulullah SAW. Kemudian Beliau bertanya, "Tahukah kamu, wahai Abu Hurairah, siapakah orang itu?" Abu Hurairah RA menjawab, "Tidak tahu." Kemudian Rasulullah SAW bersabda, "Dia itu adalah syetan." HR Muslim

*7.4. Membaca Surat Al-Falaq dan An-Nas*

Abu Sa'id RA berkata bahwa Rasulullah SAW membaca doa minta perlindungan dari tilik mata jin kemudian dari tilik mata manusia. Lantas ketika turun surat al-mu'awwidzataan (Al-Falaq dan An-Nas), Beliau mengambil kedua surat tersebut (sebagai bacaan doanya) dan meninggalkan selain keduanya." HR Tirmidzi, Nasai, dan Ibnu Majah

*7.5. Jika Seseorang Digoda Syetan, Langsung Membaca Ta'awwudz*. 
QS Al-A'raf (7): 200-201

*7.6. Berdzikir, Berwudhu, dan Bershalat*

Dari Abu Hurairah RA bahwa Nabi SAW bersabda, "Syetan akan membuat tiga ikatan pada tengkuk salah seorang diantaramu ketika dia tidur. Pada setiap ikatan tertulis malam masih panjang. Jika dia bangun lantas berdzikir kepada Allah, maka lepaslah satu ikatan. Dan jika dia berwudhu, maka akan terlepaslah dua ikatan. Dan jika dia mengerjakan shalat, maka terlepaslah semua ikatan. Kemudian pada pagi harinya, dia akan semangat dan bersih hatinya. Jika tidak, maka jiwanya akan keruh dan malas." HR Bukhari Muslim

*7.7. Masuk Islam Secara Kaffah dan Menjauhi Semua Langkah Syetan*. QS Al-Baqarah (2): 208

*7.8. Selalu Meyakini dan Menyadari Bahwa Syetan Merupakan Musuh Utama Manusia dan Memperlakukannya Sebagai Musuh*. QS Fathir (35): 6

*7.9. Syetan Tidak Punya Kuasa Pada Orang yang Beriman dan Bertawakkal. Syetan Hanya Punya Kuasa Pada Orang yang Menjadikannya Sebagai Pemimpin dan Orang yang Menyekutukannya*. QS An-Nahl (16): 98-100

Penulis adalah :
1) Wakil Ketua PCM Babat, Anggota MPK PDM Lamongan, 
2) Sekretaris MUI Kecamatan Babat, 
3) Penyuluh Agama Islam Kecamatan Babat dan 
4) Perwakilan Travel Umroh & Haji Plus PT Tursina]_

Senin, 30 Jumadats Tsaniyah 1441 H/ 24 Februari 2020 M

http://t.me/kajianAmrozi

Post a Comment

0 Comments