MUHASABAH KE-35: HAKIKAT BERIMAN KEPADA MALAIKAT (bagian ke-4)


Oleh: Amrozi Mufida

Harianindonesiapost.com 
بسم الله الرحمن الرحيم 

*4. Hikmah Beriman Kepada Malaikat*

4.1. Dengan beriman kepada Malaikat Jibril, kita meyakini dan menyadari bahwa hidup ini ada tata aturan dan tata tertibnya, ada buku petunjuk dan buku pedomannya, berdasarkan wahyu Allah SWT yang disampaikan oleh Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW, yaitu Al-Qur'an dan Al-Hadits.

Rasulullah SAW bersabda, _"Aku meninggalkan (mewariskan) kepadamu dua perkara (buku petunjuk dan buku pedoman). Selama kamu mau berpegangan kepada keduanya, niscaya kamu tidak akan tersesat selama-lamanya, yaitu Kitab Allah (Al-Qur'an) dan Sunnah Rasulullah (Al-Hadits)." HR Hakim_

4.2. Dengan beriman kepada Malaikat Mikail, kita meyakini dan menyadari bahwa rezeki kita sudah ditetapkan dan dijamin oleh Allah SWT. Kewajiban kita hanya berusaha dan berikhtiar maksimal untuk mencari rezeki yang dibarengi dengan berdoa maksimal kepada-Nya. QS Hud (11): 6, Thaha (20): 132, 
Ath-Thalaq (65): 2-3

4.3. Dengan beriman kepada Malaikat Israfil, kita meyakini dan menyadari bahwa kita hidup di empat alam, yaitu alam ruh, alam dunia, alam kubur (alam barzah), dan alam akhirat. QS Al-Baqarah (2): 28, Ghafir/Al-Mukmin (40): 11

Dari keempat alam ini, alam dunia merupakan tempat yang paling pendek untuk kehidupan kita 

Rasulullah SAW bersabda, "Umur umatku hanya antara enampuluh sampai tujuhpuluh tahun." HR Ibnu Hibban 

Sedangkan yang paling panjang dan tidak ada batasnya adalah kehidupan di alam akhirat selama-lamanya. QS At-Taubah (9): 21-22

4.4. Dengan beriman kepada Malaikat Izrail, kita meyakini dan menyadari bahwa suatu saat ruh (nyawa) kita akan terlepas dari tubuh (jasad) kita. Itulah kematian kita karena semua yang hidup pasti akan mati. QS Ali 'Imran (3): 185

4.5. Dengan beriman kepada Malaikat Raqib dan 'Atid, kita meyakini dan menyadari bahwa sekecil apa pun perbuatan baik dan jahat kita pasti dicatat oleh keduanya, becik ketitik olo ketoro. Sehingga kita menjadi orang yang selalu berhati-hati dalam berucap dan berbuat. QS Al-Zalzalah (99): 7-8

4.6. Dengan beriman kepada Malaikat Munkar dan Nakir, kita meyakini dan menyadari bahwa semua amal perbuatan kita akan kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. Perbuatan baik akan dibalas dengan surga yang penuh kenikmatan dan perbuatan jahat akan dibalas dengan neraka yang penuh kesengsaraan. QS Al-Qari'ah (101): 6-9

4.7. Dengan beriman kepada Malaikat Malik dan Ridwan, kita meyakini dan menyadari bahwa di alam akhirat hanya ada surga dan neraka. Surga sebagai tempat bagi orang-orang shalih, sedangkan neraka sebagai tempat bagi orang-orang jahat. QS Al-Infithar (82): 13-14

4.8. Dengan beriman kepada Malaikat yang mendoakan orang-orang Mukmin, kita meyakini dan menyadari bahwa kita harus selalu berhubungan dengan para Malaikat dengan cara mensucikan diri, membersihkan hati, dan meningkatkan ibadah kepada Allah SWT agar senantiasa didoakan mereka karena doa Malaikat selalu dikabulkan Allah SWT. QS Ghafir/Al-Mukmin (40): 7-9

4.9. Dengan beriman kepada Malaikat yang mendoakan orang-orang dermawan dan orang-orang bakhil, kita meyakini dan menyadari bahwa kita harus selalu berusaha menjalankan semua perintah Allah SWT dan menjauhi semua laranganNya serta senantiasa ingat kepadaNya. QS Al-Baqarah (2): 177

*Wallaahu a'lam bishshawab*

Penulis adalah :
1) Wakil Ketua PCM Babat, Anggota MPK PDM Lamongan, 
2) Sekretaris MUI Kecamatan Babat, 
3) Penyuluh Agama Islam Kecamatan Babat dan 
4) Perwakilan Travel Umroh & Haji Plus PT Sakinah]_


Jumat, 27 Jumadats Tsaniyah 1441 H/ 21 Februari 2020 M

http://t.me/kajianAmrozi

Post a Comment

0 Comments