MUHASABAH KE-30: HAKIKAT BERIMAN KEPADA ALLAH SWT (bagian ke-15)


Oleh: Amrozi Mufida

Harianindonesiapost.com
بسم الله الرحمن الرحيم 

*11. Syirik (Menyekutukan Allah SWT)*

Syirik ialah menyekutukan dan mempersekutukan Allah SWT dengan semua makhlukNya, baik dalam tataran tauhid rububiyah, mulkiyah, maupun uluhiyah, baik secara langsung maupun tidak langsung, baik secara nyata maupun secara tersembunyi.

Dan syirik merupakan dosa yang paling besar, yang tidak akan diampuni oleh Allah SWT, apabila pelakunya mati belum bertaubat. QS An-Nisa' (3): 48, 116

Rasulullah SAW bersabda, sesungguhnya Allah SWT berfirman, "Barangsiapa yang mengetahui bahwa Aku mampu mengampuni semua dosa, maka Aku akan mengampuninya. Dan Aku tidak peduli (dengan dosa-dosanya) selama dia tidak mempersekutukanKu dengan siapa pun saja. HR Hakim dari Ibnu Abbas RA (Hadits Qudsi, Hadits Hasan) 

Allah SWT sangat marah dan murka terhadap orang yang menyekutukan dan mempersekutukanNya dengan makhlukNya. 
Sehingga siapa pun yang berbuat syirik, maka hal itu akan dapat merusak, menghapuskan, menghancurkan, dan memusnahkan semua amal ibadahnya. QS Az-Zumar (39): 65, Al-An'am (6): 88

Jika diperhatikan dari sisi sifat dan tingkat sanksinya, maka syirik dapat dibagi menjadi dua, yaitu Syirik Besar dan Syirik Kecil. 

*11.1. Syirik Besar*

Syirik Besar adalah menjadikan ada sekutu bagi Allah SWT yang apabila seseorang berdoa kepadanya seperti berdoa kepada Allah SWT, takut, harap, dan cinta kepadanya seperti takut, harap, dan cinta kepada Allah SWT, dan melakukan satu bentuk ibadah kepadanya seperti beribadah kepada Allah SWT. 

Syirik Besar ada yang kelihatan tampak nyata, seperti menyembah berhala, matahari, bulan, bintang, malaikat, benda-benda tertentu, mempertuhankan Isa Al-Masih, dan lain sebagainya 

Syirik Besar juga ada yang kelihatan tampak tersembunyi, seperti meminta perlindungan dan berdoa kepada selain Allah SWT 

Syirik Besar ini dosanya tidak akan diampuni oleh Allah SWT kecuali apabila pelakunya bertaubat sebelum meninggal dan dia diharamkan masuk surga. QS An-Nisa' (4): 48, 116, Al-Maidah (5): 72, Al-Baqarah (2): 167 

Tetapi, apabila pelakunya sebelum meninggal sudah bertaubat, maka Allah SWT akan mengampuni dosa syiriknya. QS Az-Zumar (39): 53


*Wallaahu a'lam bishshawab*

Penulis adalah :
1) Wakil Ketua PCM Babat, Anggota MPK PDM Lamongan, 
2) Sekretaris MUI Kecamatan Babat, 
3) Penyuluh Agama Islam Kecamatan Babat dan 
4) Perwakilan Travel Umroh & Haji Plus PT Sakinah]_

Ahad, 22 Jumadats Tsaniyah 1441 H/ 16 Februari 2020 M

http://t.me/kajianAmrozi

Post a Comment

0 Comments