Socialize

MUHASABAH KE-25: HAKIKAT BERIMAN KEPADA ALLAH SWT (bagian ke-10)


Oleh: Amrozi Mufida

Harianindonesiapost.com 
بسم الله الرحمن الرحيم 


*9. Ilmu Allah SWT*

_9.1. Ilmu Allah SWT Tidak Terbatas_

Allah SWT Maha Mengetahui, maksudnya bahwa Dia pasti selalu melihat, mendengar, dan memperhatikan apa yang dilakukan oleh seseorang kapan pun saja dan dimana pun saja dia berada. 

Seorang Mukmin harus meyakini betapa luasnya dan tak terbatasnya ilmu Allah SWT. Dia juga harus menyadari bahwa posisi ilmunya tidak dapat dibandingkan dengan ilmu Allah SWT. Dia juga harus memahami bahwa sejauh mana kebenaran ilmunya apabila dibandingkan dengan ilmu Allah SWT yang mutlak benarnya 

Karena Allah SWT mengetahui apa pun saja yang ada di langit dan di bumi, baik yang ghaib maupun yang nyata. QS Al-Hajj (22): 70, Al-Hasyr (59): 22

Bahkan tidak ada satu pun di langit dan di bumi yang tersembunyi bagi Allah SWT. Sehingga sebutir biji di dalam gelap gulita bumi yang berlapis-lapis tetap diketahui olehNya. QS Al-An'am (6): 59 

*Ilmu Allah SWT memang tidak terbatas. Dia mengetahui apa yang sudah, yang sedang, dan yang akan terjadi. Dia menggambarkan dengan cara memberikan perumpamaan air laut, bahkan dengan tujuh air laut yang ada di bumi, dijadikan tinta dan seluruh pohon kayu yang ada di bumi dijadikan pena untuk menulis kalimatNya, tentu tidak akan habis-habisnya kalimat Allah SWT tersebut dituliskan. QS Al-Kahfi (18): 109, Luqman (31): 27*

_9.2. Ayat-Ayat Qauliyah dan Kauniyah_

Allah SWT menuangkan sebagian kecil ilmuNya kepada anak-cucu Nabi Adam AS melalui ayat-ayat qauliyah, yaitu tanda-tanda kekuasaanNya yang ada di dalam Al-Qur'an dan Al-Hadits, dan ayat-ayat kauniyah, yaitu tanda-tanda kekuasaanNya yang ada di alam semesta ini. QS Asy-Syura (42): 51, Al-'Alaq (96): 1-5, Ar-Ra'd (13): 3-4, Ali 'Imran (3): 190-191 

Dengan mempelajari ayat-ayat qauliyah yang ada di dalam Al-Qur'an dan Al-Hadits, manusia melahirkan berbagai disiplin ilmu, seperti Tafsir, Ilmu Tafsir, Hadits, Ilmu Hadits, Nahwu, Shorof, Balaghoh, Figh, Ushul Figh, Mantiq, dan lain sebagainya. 

Sedangkan dengan mempelajari, mengamati, menyelidiki, memperhatikan, dan merenungkan ayat-ayat kauniyah yang ada di alam semesta ini, manusia dapat melahirkan berbagai macam disiplin ilmu, seperti Fisika, Kimia, Biologi, Matematika, Geografi, Astronomi, Zoologi, Botani, Meteorologi, Kosmologi, Antropologi, Psikologi, Sosiologi, Ekonomi, Politik, Sejarah, dan lain sebagainya.

_Wallaahu a'lam bishshawab (Sudono Syueb/ed)

Penulis adalah :
1) Wakil Ketua PCM Babat, Anggota MPK PDM Lamongan, 
2) Sekretaris MUI Kecamatan Babat, 
3) Penyuluh Agama Islam Kecamatan Babat dan 
4) Perwakilan Travel Umroh & Haji Plus PT Sakinah]_

Selasa, 17 Jumadats Tsaniyah 1441 H/ 11 Februari 2020 M

http://t.me/kajianAmrozi

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel