Socialize

MUHASABAH KE-18: HAKIKAT BERIMAN KEPADA ALLAH SWT (bagian ke-3)


Oleh: Amrozi Mufida

Harianindonesiapost.com
بسم الله الرحمن الرحيم 

*4. Hakikat Beriman kepada Allah SWT adalah mengesakanNya (Tauhid), baik dalam dzat, asma', sifat, maupun perbuatanNya.* QS Al-Fatihah (1): 2-5, An-Nas (114): 1-3, Az-Zumar (39): 6

Secara sederhana, Tauhid dapat dibagi dalam 3 tahapan:

*4.1. Tauhid Rububiyah*

Tauhid Rububiyah adalah mengimani Allah SWT sebagai satu-satunya Rabb, yaitu Yang Mencipta, Memelihara, Menumbuhkan, Mengembangkan, Mendidik, Memelihara, Memperbaiki, Menanggung, Mengumpulkan, Mempersiapkan, Memimpin, Menyelesaikan suatu perkara, Mengelola kehidupan, Memberi rezeki, dan Memiliki alam semesta. QS Al-Baqarah (2): 21-22, Fathir (35): 3, 11-13

*4.2. Tauhid Mulkiyah*

Tauhid Mulkiyah adalah mengimani Allah SWT sebagai satu-satunya Malik, Raja yg menguasai alam semesta, yaitu bumi, langit, dan seluruh isinya. Sehingga kita harus mengakui bahwa Allah SWT adalah Pemimpin (Wali), Penguasa Yang Menentukan (Hakim), dan Yang Menjadi Tujuan (Ghayah). QS Al-Baqarah (2): 257, Al-Maidah (5): 55, Al-An'am (6): 57, 62, 162 

Jadi, Tauhid Mulkiyah adalah mengimani Allah SWT sebagai Sabtu-satunya Malik yang mencakup pengertian sebagai Wali, Hakim, dan Ghayah. 

*4.3. Tauhid Ilahiyah atau Uluhiyah*

Tauhid Uluhiyah atau Ilahiyah adalah mengimani Allah SWT sebagai satu-satunya Ilah, yaitu Yang Memiliki, Dipatuhi, Diagungkan, Dimuliakan, Diikuti, Ditunduki, Ditaati, Disembah. QS Thaha (20): 14 

Antara ketiga dimensi Tauhid di atas, berlaku 2 dalil:

*1. Dalil Talazum*

Talazum punya arti kemestian. Maksudnya setiap orang yang meyakini Tauhid Rububiyah, semestinya dia meyakini Tauhid Mulkiyah. Dan apabila dia meyakini Tauhid Mulkiyah, semestinya dia meyakini Tauhid Uluhiyah. Pendek kata, Tauhid Mulkiyah merupakan konsekuensi logis dari Tauhid Rububiyah. Tauhid Uluhiyah merupakan konsekuensi logis dari Tauhid Mulkiyah. Jadi, jika berhenti pada Rububiyah saja, atau pada Mulkiyah saja, tentu ada sesuatu yang tidak logis. 

*2. Dalil Tadhamun*

Tadhamun punya arti cakupan. Maksudnya setiap orang yang sudah sampai ke tingkat Tauhid Uluhiyah, tentunya sudah melalui dua Tauhid sebelumnya. Dengan kata lain, mengapa dia beribadah kepada Allah SWT, karena Allah SWT adalah Rajanya. Dan mengapa Allah SWT merupakan Rajanya, karena Allah SWT adalah Rabbnya.

Penulis adalah :
1) Wakil Ketua PCM Babat, Anggota MPK PDM Lamongan, 
2) Sekretaris MUI Kecamatan Babat, 
3) Penyuluh Agama Islam Kecamatan Babat dan 
4) Perwakilan Travel Umroh & Haji Plus PT Sakinah]_(Sudono Syueb/ed)


Senin, 10 Jumadats Tsaniyah 1441 H/ 4 Pebruari 2020 M

http://t.me/kajianAmrozi

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel