_MUHASABAH KE-17_ HAKIKAT BERIMAN KEPADA ALLAH SWT (bagian ke-2)


Oleh: Amrozi Mufida

Harianindonesiapost.com 
بسم الله الرحمن الرحيم 

*3. Wujudnya Allah SWT merupakan sesuatu yang badihiyah*, yaitu segala sesuatu yang kebenarannya perlu dalil pembuktian, tetapi karena sudah sangat umum dan mendarah daging, maka kebenarannya itu tidak perlu lagi pembuktian.

Untuk membuktikan wujudnya Allah SWT, perlu beberapa dalil:

*3.1. Dalil Fithrah*

Allah SWT menciptakan Manusia dengan fithrah bertuhan, yaitu setiap anak Manusia dilahirkan sebagai seorang Muslim. 

Rasulullah SAW bersabda, _"Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fithrah, maka Ibu-Bapaknyalah (yang akan berperan) mengubah anak itu menjadi seorang Yahudi, Nashrani, atau Majusi." HR Bukhari_

```Fithrah Manusia ini baru merupakan potensi dasar yang harus dipelihara dan dikembangkan. Jika fithrah ini tertutup beberapa faktor luar, Manusia akan lari dan menentang fithrahnya sendiri. Tetapi apabila dia menghadapi suatu kejadian yang luar biasa, yang menjadi beban hidupnya, bahkan membuat dia berputus asa, barulah secara spontan fithrahnya tersebut kembali muncul.```

_(Ini digambarkan Allah SWT dalam QS Yunus (10): 12, 22)_

*3.2. Dalil Akal*

Seorang manusia dengan menggunakan akal pikirannya untuk merenungkan dirinya sendiri dan semua yang ada di alam raya ini, dia pasti bisa membuktikan wujudnya Allah SWT. 
_(QS Al-Mukmin (40): 67, An-Nahl (16): 10-18)_ 

*3.3. Dalil Naqli*

Meskipun secara fithrah dan dengan akal pikirannya, manusia bisa mengakui dan membuktikan wujudnya Allah SWT, dia masih tetap memerlukan dalil naqli untuk membimbing dirinya mengenal Allah SWT dengan semua asma', sifat, dan perbuatanNya. 
_(QS Al-Hadid (57): 3, Ar-Rahman (55): 26-27)_

Penulis adalah :
1) Wakil Ketua PCM Babat, Anggota MPK PDM Lamongan, 
2) Sekretaris MUI Kecamatan Babat, 
3) Penyuluh Agama Islam Kecamatan Babat dan 
4) Perwakilan Travel Umroh & Haji Plus PT Sakinah]_(Sudono Syueb)

Senin, 9 Jumadats Tsaniyah 1441 H/ 3 Pebruari 2020 M

http://t.me/kajianAmrozi

Post a Comment

0 Comments