Hidup dalam Pilar Keyakinan


Oleh: Dr. Masykur Syarmian

Harianindonesiapost.com 
بسم الله الرحمن الرحيم

عَنْ أَبِي مُحَمَّدٍ الْحَسَنُ بْنُ عَلِي بْنِ أبِي طَالِبٍ سِبْطِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَيْحَانَتِهِ رَضِيَ الله عَنْهُمَا قَالَ : حَفِظْتُ مِنْ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؛ دَعْ مَا يَرِيْبُكَ إِلَى مَا لاَ يَرِيْبُكَ .
[رواه الترمذي وقال : حديث حسن صحيح

Dari Abu Muhammad Hasan bin Ali bin Abi Thalib, cucu Rasulullah dan kesayangannya dia berkata : Saya menghafal dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam (sabdanya): Tinggalkanlah apa yang meragukanmu kepada apa yang tidak meragukanmu.

(Riwayat Turmuzi dan dia berkata: Haditsnya hasan shoheh)

Pelajaran Hadits yang dapat dipetik :

1. Tinggalkan yang syubhat dan memastikan memilih yang halal akan melahirkan sikap wara’.

2. Keluar dari ikhtilaf ulama lebih utama karena hal tersebut lebih terhindar dari perbuatan syubhat, khususnya jika diantara pendapat mereka tidak ada didukung dengan dalil yang kuat. Sebaliknya bila ada dantara pendapat mereka mendekati Nash maka kewajiban kita memilih dan mengikutinya.

3. Jika keraguan bertentangan dengan keyakinan maka keyakinan yang diambil.

4. Sebuah perkara harus jelas berdasarkan keyakinan dan ketenangan. Tidak ada harganya keraguan dan kebimbangan, sedahsyat apa pun keraguan tersebut.

5. Seorang Muslim mesti berhati-hati dari sikap meremehkan tentang urusan agama dan masalah masalah mengada - ada dalam Agama, sekecil apapun.

6. Siapapun yang berani bermain dalam perkara syubhat, maka ini awal menuju  perbuatan yang haram, berhati-hatilah.

7. Seorang Mukmin sejati adalah mereka yang hidupnya dibangun di atas pilar Keyakinan kepada Alloh SWT dan Rasul-Nya serta meninggalkan hidup ragu dan bimbang, lalu berjuang di jalan-Nya dengan harta benda dan jiwa raganya.

Alloh berfirman :

 إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ لَمْ يَرْتَابُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أُولَئِكَ هُمُ الصَّادِقُونَ 

Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah; mereka itulah orang-orang yang benar. [ Al Hujurat:15 ](Sudono Syueb/ed)

Wallohu a'lam bish-showab

Post a Comment

0 Comments