Hasan Senen PII Gugur Sebagai Pahlawan Ampera


Oleh: Sadam Hardi

(Ketua Umum PW PII, Maluku Utara 2019-202O)

Editor: Sudono Syueb


Harianindonesiapost.com Setelah parkir motor, saya memandang kedepan, melirik ke kanan dan kiri, langkah kaki pun terus berjalan. Sudah 5 menit berlalu makam itu pun belum kutemukan, lalu kupandangi 10 meter dari tempatku berdiri, kulihat ada sebuah makam tua yang sederhana, iyaa .. Sangat sederhana, lalu hati pun terdorong untuk harus kesana. Kini langkah pun mulai berjalan menuju makam itu. Tiba di samping makam itu, hatiku bergetar, mataku memandang makam itu, batu nisannya bertuliskan nama Hasan Senen, gugur sebagai pahlawan ampera (Amanat Penderitaan Rakyat)  disampingnya terlukis logo Pelajar Islam Indonesia yang sudah sangat lapuk dan mulai hilang. Pikiranku tak karuang, mengenang segala pilu perjuangan para pendahulu PII. 

Di atas makam itu bertuliskan Brigade pula.. Sambil kupegang batu nisan itu, seketika mataku berkaca, gururlah air mataku, jatuh menderai pipi, aku sedih. Lalu segala bayangan hadir, pikiran mengembara mengingat pada mereka-mereka yang ikhlas dan istiqomah berjuang mengawal misi pelajar Islam Indonesia demi ummat bangsa dan negara.

Kini pula aku mengingat mereka telah mendahului, sejenak langsung hati terkontak pada mereka-mereka yang berjuang dan masih kusaksikan adikku almarhum Nanang Hardi (Sekum PD PII Ternate 2013-2014) yang dengan gigih mengawal PII di masa SMA dan usai. Pada masa yang belum kulupakan, adikku datang di Sekretariat memperlihatkan punggungnnya yang merah dicambuk guru karena bersikeras membawa misi PII di sekolahnya. Aku berdiri tegak marah dan segera kulaporkan kepada senior-senior. Dalam hatiku, adikku tak bersala, ia membawa misi kebaikan.


Ah.. Sudahlah.. Kini kutatap lagi batu nisan itu, membayangi bagaimana sih bekas-bekas sejarah itu. Lalu terdengar kata seniorku di samping, "inilah Hasan Senen Pahlwan Ampera yang ditembak mati ketika melawan PKI di kota Ternate, ia adalah kader PII di masanya yang dengan ikhlas memberi jiwanya untuk tanah air tercinta. Namun tak dikenal.

Semoga semangat patriotismenya terwariskan kepada generasi masa kini, yang berjuang tidak mengenal ruang, waktu dan usia.

Mari kita Sukseskan Muktamar Nasional XXXI Pelajar Islam Indonesia (PII) di kota Ternate Maluku Utara pada tanggal 21-27 Maret 2020.

Ternate, Selasa 12-2-2020

Post a Comment

0 Comments