Socialize

GEMAR SEDEKAH, TERHINDAR DAHSYATNYA ADZAB NERAKA


Oleh : MASYKUR SARMIAN

Harianindonesiapost.com 
وعن عدي بن حاتم ان رسول الله صلي الله عليه وسلم قال : *اتقوا النار ولو بشق تمرة* ( متفق عليه )  

Dari Adi bin Hatim, sesungguhnya Rasululloh SAW bersabda : *"Takutlah Engkau dengan siksa api Neraka, walau hanya dengan menyedekahkan sebutir Kurma."*
          ( Muttafaq 'alaih )

1. Suatu ketika Jibril datang menemui Rasululloh SAW dengan wajah muram durja. Rasululloh terheran melihatnya karena tak seperti biasanya, Jibril biasa datang menemui.Rasululloh dengan wajah yang berseri-seri.

Lantas Beliau bertanya kepada Jibril, "Ada apa gerangan wahai Jibril, wajahmu bermuram durja seperti itu, padahal biasanya cerah ceria. Jibril menjawab, " Aku sangat sedih karena api neraka sudah mulai di tiup. Seribu tahun dinyalahkan hingga memerah dan 1000 tahun lagi hingga memutih. Selanjutnya 100 tahun kemudian berubah menjadi hitam gelap. *_Ketahuilah Wahai Muhammad andaikata setetes api itu ditaruh di dunia, maka seluruh dunia ini akan hangus terbakar, Wahai Baginda Muhammad SAW._*

2. *Bahan bakar Api Neraka*

Allah SWT berfirman:

فَاِ نْ لَّمْ تَفْعَلُوْا وَلَنْ تَفْعَلُوْا فَا تَّقُوْا النَّا رَ الَّتِيْ وَقُوْدُهَا النَّا سُ وَا لْحِجَا رَةُ ۖ اُعِدَّتْ لِلْكٰفِرِيْنَ

"Jika kamu tidak mampu membuatnya, dan (pasti) tidak akan mampu, maka takutlah kamu akan api neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu yang disediakan bagi orang-orang kafir."

(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 24)

Allah SWT berfirman:

يٰۤاَ يُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْۤا اَنْفُسَكُمْ وَاَ هْلِيْكُمْ نَا رًا وَّقُوْدُهَا النَّا سُ وَا لْحِجَا رَةُ عَلَيْهَا مَلٰٓئِكَةٌ غِلَا ظٌ شِدَا دٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَاۤ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan."
(QS. At-Tahrim 66: Ayat 6 )

3. *Penjaga Neraka*

Alloh menyediakan Neraka sebagai lahan sekaligus arena penyiksaan hamba-Nya yang kafir, dholim, sombong, takabur, kufur nikmat, rakus, tama', loba, serakah, penentang Alloh dan Rasul-Nya serta berlumur dengan perilaku jahat dan maksiyat lainnya. Neraka ini disediakan satu paket dengan penjaganya, berupa Malaikat yang sadis, kerasndan kasar. Melihat penampilannya saja manusia bisa pingsan dan membebani suasana psichologis  penghuni neraka. Belum lagi hawa panasnya api neraka yang membakar. Ketahuilah Malaikat penjaga neraka ini tidak bisa diajak kompromi, tidak bisa diatur cincai-cincai, tidak bisa dirayu, tidak bisa disogok. Malaikat ini bekerja disiplin menjalankan agenda yang ketat sesuai dengan order Alloh sebagai Shohibul hukmi. Suasana di sana saat itu betul-betul mencekam dan menakutkan, Sangat mengerikan...

Allah SWT berfirman:

يٰۤاَ يُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْۤا اَنْفُسَكُمْ وَاَ هْلِيْكُمْ نَا رًا وَّقُوْدُهَا النَّا سُ وَا لْحِجَا رَةُ عَلَيْهَا مَلٰٓئِكَةٌ غِلَا ظٌ شِدَا دٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَاۤ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan."
(QS. At-Tahrim 66: Ayat 6)

4. *Makanan Penduduk Neraka*

Terdapat beraneka macam makanan yang disediakan Alloh SWT, bagi Penduduk Neraka tapi jangan salah sangka, makanan itu jauh dari mengenyangkan apalagi mengenakkan.

*4.1. Zaqqum*

Pohon yang diberi nama Zaqqum ini rasanya sangat pahit,bau busuknya menyengat sekali kemana-mana dan kasar buahnya. Bila dimakan, buah ini mencair seperti tembaga dalam perut dan mendidih di dalamnya.

Allah SWT berfirman:

اِنَّ شَجَرَتَ الزَّقُّوْمِ ۙ 

"Sungguh pohon zaqqum itu,"
طَعَا مُ الْاَ ثِيْمِ  ۛ 

"makanan bagi orang yang banyak dosa."

كَا لْمُهْلِ  ۛ  يَغْلِيْ فِى الْبُطُوْنِ ۙ 

"Seperti cairan tembaga yang mendidih di dalam perut,"
(QS. Ad-Dukhan 44: Ayat 43 - 45)

Allah SWT berfirman:

لَاٰ كِلُوْنَ مِنْ شَجَرٍ مِّنْ زَقُّوْمٍ ۙ 

"Pasti akan memakan pohon zaqqum,"

فَمٰلِـئُوْنَ مِنْهَا الْبُطُوْنَ ۚ 

"maka akan penuh perutmu dengannya."
(QS. Al-Waqi'ah 56: Ayat 53)

Pohon Zaqqum ini tumbuh dalam Neraka Jahannam yang menyebar merata kemana-mana.

*4.2. Dhori'*

Di kalangan orang Arab, Dhori dikenal sebagai Pohon yang berduri.

Setiap orang yang mengkonsumsinya pasti mual ingin muntah dan berusaha mengeluarkannya kembali. Dhori' ini lebih pahit dari Jadam, lebih busuk daripada bangkai dan lebih panas dari Api

Allah SWT berfirman:

لَـيْسَ لَهُمْ طَعَا مٌ اِلَّا مِنْ ضَرِيْعٍ ۙ 
laisa lahum tho'aamun illaa min dhorii'

"Tidak ada makanan bagi mereka selain dari pohon yang berduri,"
(QS. Al-Ghasyiyah 88: Ayat

 6) *4.3. Ghislin*

Disebabkan dahsyatnya siksaan dan panasnya sengatan api neraka maka wajar bila penduduk di dalamnya mengeluarkan cairan yang sangat kental berupa darah dan nanah yang sangat.busuk aromanya. Cairan itu disebut Ghislin.

Allah SWT berfirman:

وَّلَا طَعَا مٌ اِلَّا مِنْ غِسْلِيْنٍ ۙ 

"Dan tidak ada makanan (baginya) kecuali dari darah dan nanah."
(QS. Al-Haqqah 69: Ayat 36)

Sabda Rosululloh SAW

Apabila satu tetes  ( ghislin ) jatuh ke Bumi maka binasalah kehidupan manusia di muka Bumi ini

*5. Minuman Penduduk Neraka*

5.1. *Hamim*

Hamin adalah air yang panas dan mendidih. Seluruh isi perut akan hancur jika meminum air ini.

Firman Alloh SWT

 وَسُقُوْا مَآءً حَمِيْمًا فَقَطَّعَ اَمْعَآءَهُمْ

Dan diberi minuman dengan air yang mendidih, sehingga ususnya terpotong-potong?"
(QS. Muhammad 47: Ayat 15)

*5.2. Shodid*

Shodid adalah air yang berasal dari nanah, minuman khas penduduk Neraka Jahannam. Minuman ini bila didekatkan saja, seseorang takkan mampu menatapnya. Karena bila semakin dekat lagi maka muka akan terbakar dan terkelupaslah kulit kepalanya. Dan bila diminum maka akan hancur isi perutnya dan mengeluarkan kotoran melalui belakang.

Allah SWT berfirman:

مِّنْ وَّرَآئِهٖ جَهَـنَّمُ وَيُسْقٰى مِنْ مَّآءٍ صَدِيْدٍ ۙ 


Di hadapannya ada Neraka Jahanam dan dia akan diberi minuman dengan air nanah,"
(QS. Ibrahim 14: Ayat 16 )

*5.3. Ghossaq*

Ghossaq adalah cairan yang sangat sangat dingin ( dingin extrim ). Bila satu ember saja Ghossaq disiramkan ke Dunia maka sedunia juga akan beraroma busuk semua, karena saking busuknya.

Allah SWT berfirman:

لَا يَذُوْقُوْنَ فِيْهَا بَرْدًا وَّلَا شَرَا بًا ۙ 

"Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman,"

اِلَّا حَمِيْمًا وَّغَسَّا قًا ۙ 

"Selain air yang mendidih dan nanah,"
(QS. An-Naba' 78: Ayat 24-25)

*6. Pakaian Penghuni Neraka*

Penghuni Neraka menggunakan pakaian yang panas dan berbau

Allah SWT berfirman:

سَرَا بِيْلُهُمْ مِّنْ قَطِرَا نٍ وَّتَغْشٰى وُجُوْهَهُمُ النَّا رُ ۙ 

"Pakaian mereka dari cairan aspal, dan wajah mereka ditutup oleh api neraka,"
(QS. Ibrahim 14: Ayat 50)

Sabda Rasululloh SAW yang artinya :

"Jika pakaian penghuni Neraka digantung diantara langit dan bumi.maka seisi penduduk bumi akan mati karena bau dan panasnya."

*7. Siksaan Neraka*

Siksa Neraka sungguh sangat berbeda dengan siksaan di dunia. Siksaan neraka sangat sangat dahsyat. Di dalam Neraka semua anggota tubuh dan kulit merasakan pedih dan sakitnya siksaan.

Allah SWT berfirman:

لَهُمْ مِّنْ جَهَـنَّمَ مِهَا دٌ وَّمِنْ فَوْقِهِمْ غَوَا شٍ ۗ وَكَذٰلِكَ نَجْزِى الظّٰلِمِيْنَ

"Bagi mereka tikar tidur dari api neraka dan di atas mereka ada selimut (api neraka). Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 41)

*8. Situasi Kondisi Penghuni Neraka*

Penghuni Neraka dalam derita siksaan yang berkepanjangan, mereka tidak mati dan tidak juga hidup. Hari-hari mereka adalah hari yang penuh siksaan dan mereka takkan pernah mati karena.selali saja merasakan pedihnya siksaan, Naudzubillah.

Allah SWT berfirman:

اِنَّهٗ مَنْ يَّأْتِ رَبَّهٗ مُجْرِمًا فَاِ نَّ لَهٗ جَهَـنَّمَ ۚ لَا يَمُوْتُ فِيْهَا وَ لَا يَحْيٰى

"Sesungguhnya barang siapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan berdosa, maka sungguh, baginya adalah neraka Jahanam. Dia tidak mati (terus merasakan azab) di dalamnya dan tidak (pula) hidup (tidak dapat bertobat)."
(QS. Ta-Ha 20: Ayat 74 )

Allah SWT berfirman:

اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِاٰ يٰتِنَا سَوْفَ نُصْلِيْهِمْ نَا رًا ۗ كُلَّمَا نَضِجَتْ جُلُوْدُهُمْ بَدَّلْنٰهُمْ جُلُوْدًا غَيْرَهَا لِيَذُوْقُوا الْعَذَا بَ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَا نَ عَزِيْزًا حَكِيْمًا

"Sungguh, orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti dengan kulit yang lain, agar mereka merasakan azab. Sungguh, Allah Maha Perkasa, Maha Bijaksana."
(QS. An-Nisa' 4: Ayat 56)

9. Di atas telah dijelaskan kecemasan, kesedihan dan Ketakutan Jibril akan dahsyatnya Neraka sebagai rumah penyiksaan para Pendosa kelak, mulai dari suasana tempatnya, bahan bakar Neraka, penjaga Neraka, pakaian ahli Neraka, makanan dan minumannya dan lain sebagainya, telah tergambar sedemikian jelas betapa ancaman Rasululloh tentang Neraka adalah tidak main-main, Rasululloh sangat takut bila ummatnya terjerembab ke dalamnya walau hanya sejenak saja. 

Lantas bagaimana bisa seseorang bersikap sombong dan berani berkata, ya sudah jangan atur-atur saya dalam hidup ini, jangan ceramahi saya lagi, *biarlah Neraka saya kapling sendiri dan anda bebas silahkan masuk ke Surga sana*,  sekuat apa memang manusia seperti ini ?  Andaikata Alloh tampakkan neraka kepada kita pastilah kita takkan mampu tersenyum atau tertawa selama hidup.

10. Namun demikian, terdapat amal perbuatan yang dapat melindungi seseorang dari siksa Neraka. Amal perbuatan tersebut adalah Sedekah. Saking pentingnya Sedekah hingga Rasululloh mengisyaratkan  *ولو بشق تمرة ( Meskipun hanya dengan menyedekahkan sebutir kurma )* , apalagi rajin dan rutin sedekahnya dan yang diberikan banyak sekali.

10.1. Sedekah ternyata dapat menjaga dan melindungi seseorang dari Neraka, bahkan Sedekah itu dapat memadamkan dosa.

10.2. Sebab itulah mengapa Rasululloh SAW tak pernah sekalipun menolak apabila beliau didatangi orang untuk diminta sesuatu. Jika ada sesuatu yang dapat diberikan, Beliau akan memberikannya. Dan jika tak ada maka Beliau akan memberikan harapannya juga tak lupa berdoa untuk kebaikan dan kemudahan rizki bagi orang yang bersangkutan.

Rasululloh bersabda yang artinya :

Dari.Jabir RA, ia berkata : *"Tak pernah sama sekali Rasululloh SAW, diminta sesuatu kemudian Beliau menjawab, Tidak."*
( Muttafaq alaihi )

Akhirnya Semoga Alloh Subhanahu wata'ala menjaga, melindungi dan menyelamatkan kita dari siksa Api Neraka dengan kelapangan hati kita untuk gemar Sedekah, infak dan amal  kepedulian lainnya kepada sesama, Aamiiin Ya Robbal 'Aalamiiin

Wallohu a'lam bish_showaaab(Sudono Syueb/ed)



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel