Socialize

Ayoo...SEGERA TAUBAT


Oleh: Masykur Sarmian

Harianindonesiapost.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

Mengambil Ibroh dari wafatnya Allohu yarham Sdr. ASHRAF SINCLAIR


Bahwa syarat MATI itu :

1. Tak harus tua
2. Tak harus diawali sakit

Tidak ada hubungan, antara sakit dan mati

Karena banyak orang yang sedang sakit keras, dokter sdh menjudge tak bisa ditolong tapi dengan izin Alloh kembali sehat.

Sebaliknya terdapat hamba yang segar bugar, tiba-tiba mendadak wafat, dipanggil Alloh

Sakit itu Ujian Alloh, jika ikhlas akan menghapus dosa dan kesalahan kita.

Kita perlu menjaga kesehatan agar  optimalisasi amal tak terganggu karena faktor sakit.

MATI adalah kepastian dari Alloh, sesuai dengan komitmen dan janji hamba dengan-Nya, saat di Rahim Ibu sejenak sebelum lahir di dunia

Taqdir kematian berbeda-beda kasusnya, agar semua terasa pantas dalam pandangan manusia.

Tapi tak seorang hamba pun bisa mengelaknya, walau dia punya Kekuasaan dan Harta yang tak terbatas, kurang apanya FIR'AUN dan QORUN

Allah SWT berfirman:

*اَيْنَ مَا تَكُوْنُوْا يُدْرِكْكُّمُ الْمَوْتُ وَلَوْ* *كُنْتُمْ فِيْ بُرُوْجٍ مُّشَيَّدَة ۗ *

"Di mana pun kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu berada di dalam benteng yang tinggi dan kukuh.  
(QS. An-Nisa  ayat 78 )

OLEH KARENA ITU, MARI SEGERA BERTAUBAT

Sebelum semuanya terlambat

Firman Alloh :

*وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعاً أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ*

```“Dan bertaubatlah kepada Allah wahai semua orang yang beriman, supaya kalian beruntung.”```

 (QS. An Nuur: 31)

 _Allah SWT berfirman,_

*وَهُوَ الَّذِي يَقْبَلُ التَّوْبَةَ عَنْ عِبَادِهِ وَيَعْفُو عَنِ السَّيِّئَاتِ*

```“Dialah Allah yang menerima taubat dari hamba-hambaNya dan Maha mengampuni berbagai kesalahan.”```

 (QS. Asy Syuura: 25)

Allah SWT  juga berfirman,

*وَمَن تَابَ وَعَمِلَ صَالِحاً فَإِنَّهُ يَتُوبُ إِلَى اللَّهِ مَتَاباً*

Dan barang siapa yang bertaubat dan beramal saleh maka sesungguhnya Allah akan menerima taubatnya

 (QS. Al Furqaan: 71)

Ibnu Rajab Al-Hambali rahimahullah berkata

*المؤمن لا ينبغي أن يصبح ويمسي إلاّ على توبة، فإنه لا يدري متى يفاجئه الموت صباحاً أو مساءً، أو تقبض روحه على طاعة أم على معصية، فمن أصبح أو أمسى على غير توبة ، فهو على خطر ، لإنه يُخشى أن يلقى الله غير تائب، فيُحشَر في زمرة الظالمين ، قال الله تعالى : { وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ } .*

Seorang mukmin sepantasnya ketika masuk waktu pagi dan petang melainkan dalam keadaan bertaubat, karena sesungguhnya ia tidak mengetahui kapan kematian datang, tiba-tiba di waktu pagi atau sore, atau apakah ruhnya dicabut dalam keadaan taat atau maksiat.```

Maka siapa yang masuk waktu pagi atau sore tanpa taubat maka ia berada pada kondisi yang berbahaya, karena dikawatirkan ia kan dimasukkan Allah Ta'ala ke dalam kelompok orang-orang yang tidak taubat, sehingga akan dikumpulkan di golongan orang-orang yang zalim 

Wallahu a'lam bish-showaab

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel