Mutiara Baitul Mahmud: Buah Taqwa Di Dunia


0leh:  Sudono Syueb

Harianindonesiapost.com Buah taqwa di dunia adalah bahwa Allah Ta'ala akan memberi jalan keluar dan mendatangkan rizki
Allah Ta’ala berfirman:

ومن يتق لله يجعل له مخرجا، ويرزقه من حيث لا يحتسب

“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rizqi dari arah yang tiada disangka-sangkanya. (Ath Thalaq:2-3)

Dalam menjelaskan ayat 2-3 surat Ath Tholaq tersebut, Prof. Dr. Ahmad Farid mengutip pendapat sahabat Ibnu Abbas radliyallahu ’anhu, dia berkata: (يجعل له مخرجا), Dia Allah akan mengadakan baginya jalan keluar), artinya menyelamatkannya dari setiap kesulitan di dunia dan akhirat. 
Sedang Ali bin Shalih berkata: (المخرج, Al Makhraj) artinya Allah akan mencukupkannya (membuatnya qana’ah) terhadap apa-apa yang Allah karuniakan kepadanya. 
DanvAr Rabi’ bin Khaitsam berkata: (يجعل له مخرجا, Yaj’al lahu makhrajan) artinya Allah akan mengadakan baginya jalan keluar dari setiap yang dapat membuat manusia merasa sempit. 
Adapun Sahal bin Abdullah berkata: Barangsiapa bertaqwa dengan mengikuti As Sunnah, maka Allah akan mengadakan baginya jalan keluar dari ancaman ahlul bid’ah dan memberinya rezki berupa surga yang arah datangnya tiada terduga.

Lebih lanjut Ahmad Farid berkata,  Ibnu Abbas melanjutkan: Barangsiapa bertaqwa, sementara rezkinya menyempit karena terputusnya berbagai hubungan, niscaya Allah akan mengadakan baginya jalan keluar berupa kecukupan. 
Umar bin Utsman Ash Shadafi berkata: (ومن يتق لله, Wa man yattaqillah) maknanya: bagi orang yang mengikuti ketentuan-ketentuan Allah dan menjauhi maksiat kepada-Nya, Allah akan mengeluarkannya dari haram menuju halal, dari kesempitan menuju halal, dari kesempitan menuju keluasan, dan dari neraka menuju surga. (ويرزقه من حيث لا يحتسب, Wa yarzuqhu min haitsu la yahtasib) bermakna ويرزقه من حيث لا يرج, wa yarzuqhu min haitsu la yarju (Allah akan memberinya rezki dari arah yang tidak dia harap-harapkan).

Dan Ibnu ‘Unaiyah berkata, itu artinya, ia mendapat keberkahan dalam rizkinya. Dan Abu Sa’id Al Khudzri berkata: Barangsiapa berlepas dari kuatnya kesulitan dengan kembali kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan pertolongan kepadanya berupa jalan keluar dari beban yang dia pukul.”(Al Jami’ li Ahkamil Qur’an, VIII: 6638-6639, secara ringkas)

Post a Comment

0 Comments