Socialize

Masjid Baitul Mahmud: Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 286 menurut Tafsir Al Mukhtashar


Penyusun: Sudono Syueb

Alumni Ponpes Ar Radhatul llmiyah, Kertosono. Sekarang Dosen Fikom Unitomo, Surabaya)

Harianindonesiapost.com 
Allah Ta'ala berfirman:

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ ۖ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا ۚ أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

 Artinya: "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir" (QS Al Baqarah: 286)

Tafsirnya:

286. لَا يُكَلِّفُ اللهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا
 ۚ (Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya )
Makna (التكليف) adalah urusan yang didalamnya terdapat kesukaran, beban dan pengurasan tenaga.

لَهَا مَا كَسَبَتْ
(Ia mendapat pahala yang diusahakannya)
Yakni baginya pahala atas kebaikan yang ia lakukan

وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ
 ۗ( dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya)
Yakni dosa dari keburukan.

رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ إِن نَّسِينَآ أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ
( Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah)
Diriwayatkan sebuah hadist bahwa para sahabat ketika berdo’a dengan do’a ini, Allah menjawab: “Iya, Aku telah melakukannya”. Maka diangkatlah dosa kesalahan yang tidak disengaja dah lupa dari mereka.

وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُۥ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِنَا ۚ
 (janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami )
Makna (الإصر) adalah pembebanan yang berat, urusan yang rumit, dan pekerjaan yang keras. Sebagaimana Bani Israil diperumit urusan mereka seperti, membunuh diri sendiri (untuk bertaubat)memotong kain yang terkena najis.
Dan ayat ini mengajarkan orang-orang mukmin untuk meminta kepada Allah agar tidak dibebani dengan beban yang berat sebagaimana yang dibabankan kepada umat-umat sebelumnya.

رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦ ۖ
( Ya Tuhan kami,. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya )
Yakni beban yang berat yang hampir tidak mungkin untuk dipikul.

وَاعْفُ عَنَّا .
(Beri maaflah kami )
Yakni atas dosa-dosa kami dengan penghapusan dan pengampunan.

وَاغْفِرْ لَنَا
 ( ampunilah kami)
Yakni tutupilah dosa-dosa kami.

وَارْحَمْنَآ ۚ
( dan rahmatilah kami )
Yakni muliakanlah kami dengan rahmat dari-Mu.

أَنتَ مَوْلَىٰنَا
 (Engkaulah Penolong kami )
Yakni wali dan penolong kami, dan Engkau adalah Tuhan kami sedangkan kami adalah hamba-hamba-Mu.

فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِينَ 
(maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir )
Karena salah satu hak atas Tuhan adalah menolong hamba-Nya.
Terdapat hadist shahih dari Rasulullah bahwa Allah berfirman setiap doa ini selesai dipanjatkan: “Iya, Aku telah melakukannya”, sehingga mereka tidak dihukum sedikitpun atas kesalahan yang tak disengaja dan lupa, tidak membebani mereka dengan beban berat yang telah dibebankan kepada orang-orang sebelum mereka, tidak membebani mereka diatas kemampuan mereka, dan memaafkan, mengampuni, merahmati, menolong mereka atas orang-orang kafir. Alhamdulillah Robbil ‘Alamiin. Ya Allah jadikanlah kami termasuk orang-orang yang Engkau muliakan dengan pemberian-peberian tersebut.
Dari Ibnu ‘Abbas Ia berkata: Ketika Jibril sedang duduk di sisi Nabi saw., dia mendengar suara di atasnya, kemudian mengangkat kepalanya dan berkata: Ini adalah pintu dari langit yang dibuka pada hari ini dan tidak pernah dibuka sebelumnya, lalu seorang malaikat turun kemudian mendatangi Nabi lalu berkata, Bergembiralah dengan dua cahaya yang diberikan kepadamu, yang tidak diberikan kepada seorang Nabi pun sebelumnya, yaitu Fatihat al-kitab dan ayat-ayat akhir dari surat al-Baqarah. Engkau tidak membaca satu huruf pun dari ayat-ayat itu kecuali engkau diberinya.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel