Socialize

Kode Etik Mahasiswa Universitas Dr. Soetomo, Surabaya


Laporan: Sudono Syueb

Harianindonesiapost.com Berdasarkan Peraturan
Rektor UNIVERSITAS Dr. SOETOMO
Nomor :  OU. 157.A  /A.4.15/X/2019 tentang
KODE  ETIK
MAHASISWA UNIVERSITAS Dr. SOETOMO maka kini UNIVERSITAS Dr. SOETOMO, Surabaya, memiliki Kode Etik Mahasiswa Universitas Dr. Soetomo, berlaku tahun 2019-2022, yang terdiri dari 10 (sepuluh) BAB dan 21 ( dua puluh satu ) Pasal.

Pertimbangan Kode Etik Mahasiswa Universitas Dr. Soetomo, Surabaya ini: 
a.    bahwa dalam rangka penyelenggaraan proses belajar mengajar dan seluruh aktivitas kemahasiswaan yang  dapat dipertanggung jawabkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan dan nilai – nilai moral bangsa, diperlukan suatu pedoman perilaku sebagai dasar bersikap dan bertindak bagi mahasiswa Universitas Dr Soetomo;
b.  bahwa Universitas adalah kampus kebangsaan dan kerakyatan yang didasarkan pada nilai-nilai perjuangan Dr. Soetomo, proklamator bangsa yang mandiri, modern, dan beretika;
c.    bahwa berdasarkan pertimbangan pada huruf a dan b di atas, perlu ditetapkan Peraturan Rektor tentang Kode Etik Mahasiswa Universitas Dr Soetomo.


Maksud Kode Etik

Maksud dari Kode Etik Mahasiswa Universitas Dr. Soetomo adalah sebagai pedoman bagi seluruh mahasiswa dalam bersikap dan bertindak saat melaksanakan aktivitas didalam dan diluar Kampus Universitas Dr. Soetomo.(Bab ll, Pasal 2)

Tujuan Kode Etik

Adapun tujuan dari Kode Etik Mahasiswa Universitas Dr. Soetomo ini adalah untuk :
Membentuk mahasiswa yang beretika dan berbudi luhur dalam mendukung terwujudnya visi, misi, dan tujuan Universitas Dr. Soetomo.
Menjamin terpeliharanya kehidupan kampus yang kondusif guna mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Memberikan landasan dan pedoman bagi mahasiswa sebagai anggota masyarakat ilmiah dan warga kampus dalam bersikap dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari.(Bab lll, Pasal 3)

Ruang Lingkup

Sementara itu ruang lingkup Kode Etik Mahasiswa ini memiliki ruang lingkup antara lain:
Seluruh mahasiswa yang terdaftar di Universitas Dr. Soetomo.
Setiap interaksi dan aktivitas mahasiswa di lingkungan kampus dan di luar kampus yang disetujui oleh pimpinan Universitas.(Bab IV, Pasal 4)

Standad Prilaku

Sedang Standard Perilaku sebagai landasan Kode Etik ini adalah setiap Perilaku yang baik yang mencerminkan ketinggian akhlak dan ketaatan terhadap norma-norma etik yang hidup dalam masyarakat, yang meliputi:
Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Setia dan taat kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun1945.
Berkarakter Mandiri, Modern dan Beretika.  
Menghargai Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni (IPTEKS), serta menjunjung tinggi kebudayaan nasional.
Mengutamakan kepentingan bangsa, negara, dan universitas di atas kepentingan diri sendiri dan golongan.
Menjaga dan menjunjung tinggi citra Universitas Dr. Soetomo.
Secara aktif memelihara sarana dan prasarana Universitas Dr. Soetomo, serta menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan kampus.
Mentaati ketentuan tata tertib kehidupan kampus
Berpenampilan sopan dan rapi.
Berperilaku ramah, dan menjaga sopan santun terhadap orang lain.
Menghindari perbuatan yang tidak bermanfaat dan/atau bertentangan dengan norma hukum atau ketentuan tata tertib kehidupan kampus.(Bab IV, Pasal 5)


Komisi Etik dan Disiplin

Sementara itu yang bertanggung jawab untuk menangani setiap pelanggaran Kode Etik Mahasiswa ini adala Komite Etik dan Disiplin (KOMEDIS). Ada 2 KOMEDIS: 1. Tingikat Universitas dan 2. Tingkat Fakultas

Komite Etik dan Disiplin Mahasiswa atau disingkat KOMEDIS Mahasiswa di tingkat Universitas Dr. Soetomo ditetapkan oleh Rektor dan di tingkat Fakultas oleh Dekan. 
Sedang Susunan Komite Etik dan Disiplin Mahasiswa terdiri: Unsur Pimpinan, Unsur Dosen dan Unsur Karyawan. 

Kewenangan Komedis.

Komite Etik dan Disiplin Mahasiswa berwenang untuk menerima, memproses dan memberikan rekomendasi sanksi atas pelanggaran Kode Etik Mahasiswa. (Bab IX, Pasal 20)

Komite Kode Etik Mahasiswa tingkat Fakultas melakukan proses penanganan kasus-kasus pelanggaran kode etik di tingkat Fakultas dan memberikan rekomendasi tentang sanksi-sanksi yang ditetapkan kepada Dekan. 
Dekan bersama Pimpinan Fakultas menindaklanjuti rekomendasi Komite Etik dan Disiplin Mahasiswa untuk menetapkan sanksi terhadap pelanggaran kode etik atau melanjutkan rekomendasi kepada Rektor untuk pelanggaran yang lebih berat. 
Rektor meminta pertimbangan tentang rekomendasi Fakultas kepada Komite Etik Mahasiswa tingkat Universitas untuk ditetapkan sanksi terhadap pelanggaran kode etik. (Bab IX, Pasal 21)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel