Socialize

In Memoriam: Cak Kuswiyanto, Nggenjot Sepeda Kumbang ke Markas PII Kupang Panjaan


Oleh: Abdul Abbas

Editor: Sudono Syueb

Harianindonesiapost.com Saya mengenal cak kuswiyanto sebagai teman satu angkatan di diklat m
Muhammadiyah 
Surabaya.
Beliau kuliah dengan sepeda kumbang, sepeda pancal lanang. Sepeda itu pula yang mengantarkan cak kuswiyanto berkenalan dengan PII.
Sebab waktu itu saya bersama cak Abdullah Singgih dan cak Nasikh jadi pengurus PW PII  Jawa Timur tahun 1985.
Cak Kus demikian kita memanggil ketika di kupang panjaan markas PII hanya mendengarkan seputar perbincangan gerakan Islam. Tapi saya menangkap cak Kus sangat tertarik dengan PII. 
Malah saya berkesimpulan di kupang panjaan inilah cak kus mulai bersentuhan dengan dunia gerakan Islam dan perbincangan dunia pokitik. 
Maklum periode cak Ainur Rofiq Sophian saat itu tekanan politik dari kekuasaan sangat terasa. Ya saat itu musim asas tunggal.
Jadi sangat wajar jika dikemudian hari cak kus membantu adik2 pii.
Cak Kus di Muhammadiyah tampak menemukan panggung untuk berkiprah mewujudkan obsesinya sebagai aktivis gerakan Islam.
Awalnya aktif di Korps Mubaligh Muda Muhammadiyah. Turun berdakwah setiap puasa ramadhan ke seluruh pelosok Jawa Timur. Ia menjadi dikenal. Ini pula yang mungkin mengantarkan cak Kus terpilih sebagai ketua pemuda muhammadiyah Jawa Timur.
Ketika reformasi dan hiruk pikuk kepartaian saya baru tahu cak Kus aktiv di PAN. Ah, sentuhan politik dari kupang panjaan mulai tersalurkan. Karir di jalur politik cak Kus sangat moncer. Dari dl DPRD Jawa Timur hingga dlDL DPR pusat.
Cak Kus yang saya kenal sangat familier dan sering membantu teman.
 Semoga Cak Kuswiyanto husnul khotimah


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel