Adakah Harimau Gaib Penjaga Rumah, Kantor dan Pengawal Raja?


Oleh: Sudono Syueb

(Dosen Fikom- Unitomo, Surabaya)

Harianindonesiapost.com Jauh sebelum Motinggo Busye  menulis Novel  seri, 7 Manusia Hariamau, berbasis Legenda rakyat desa Kumayan Kecamatan Kayu Lima, Bengkulu. 
Menurut Busye, 7 manusia harimau itu sebetulnya para dukun sakti yang memiliki ilmu harimau, yang saling berebut kekuasaan wilayah penjagaan kebun kopi di desa Kumayan, Kecamatan Lima, Bengkulu

Di Kabupaten Banyuwangi sudah lebih dulu ada Legenda Rakyat tentang  Harimau Putih jadi jadian yang diyakini oleh masyarakat Blambangan, Banyuwangi sebagai Punggawa Gaibnya Prabu Tawangalun ll (1655-1691) di Kerajaan Blambangan, Banyuwangi. Di mana Punggawa Gaib tersebut kerap menampakkan diri sebagai sosok harimau putih, bernama Kumis Bodas. Kisah Prabu Tawangalun ll yang bernama Mas Sanepo yang punya punggawa gaib macan putih ini berdasatkan situs kerajaan yang bernana Kedaton Macam Putih. Kedaton ini berdiri negah dengan di jelilingin pagar tembok kokoh seluas 60-70 hektar.

Tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pernah meneliti situs Kedaton Macan Putih di Desa Macan Putih Kecamatan Kabat, Banyuwangi. 
Tim berjumlah 11 orang itu terdiri dari Arkeolog, Sejarawan dan Anthropolog.

"Penelitian ini lanjutan pada tahun 2010 lalu," ujar Sejarawan UGM, Sri Margana, ditemui wartawan di lokasi, Kamis (8/11/2012).

Di penelitaan tahun 2010 tim menemukan sejumlah artefak sejarah. Seperti kepeng uang kuno, keramik cina, patung terakota, gerabah. Selain itu ditemukan pula struktur batu-bata kuno yang tersusun rapat tidak berjarak.

Penelitan kali ini tim akan melakukan survei pemetaan dan eskavasi. Survei dan pemetaan akan dilakukan hingga 12 November 2012. Sedangkan eskavasi akan dilakukan akhir November mendatang.

Penelitian situs Macan Putih perlu dilakukan karena untuk mengetahui masa peralihan dari masa Hindhu ke Islam. Di Indonesian sendiri masih sedikit sumber sejarah yang menunjukan masa peralihan tersebut.

"Peninggalan Majapahit menunjukan masa Hindhu. Sedangkan Demak masa Islam," kata Guru Besar Arkeologi UGM, Inajati Adrisijanti, dikonfirmasi terpisah. 

Kerajaan Blambangan berdiri pada abad 13 dan runtuh pada abad 18. Kerajaan Blambangan merupakan kerajaan Hindhu terakhir di Pulau Jawa. Dan kerajaan terakhir yang menganut Islam.

Dari sumber sejarah, Desa Macan Putih diduga kuat sebagai ibu kota Kerajaan Blambangan yang dipimpin Prabu Tawang Alun (1655-1691 M). Periode itu Kerajaan Blambangan mencapai masa kejayaan.(detiknews.com, 8/11 '12)

 Cerita tentang penguasa atau raja raja yang memiliki penjaga gaib berupa nacan ternyata tidak hanya terjadi pada zaman raja raja abad pertengahan dulu, zaman mistifikasi,  pada abad millenium ini juga masih ada cerita seperti itu. Konon Presiden 
Jokowi juga dikawal  Macan, jumlahnya tidak tanggung tanggung, 3 ekor macan besar besar, juga dikawal arwah Prabu Siliwangi
Diceritakan oleh Gabriel Abdi Susanto
dalam laman liputan6.com (24/2'15), Sesi hipnoterapi kali ini saya manfaatkan untuk mencoba melihat para pelindung yang ada di sekitar presiden kita, Joko Widodo. Langkah ini saya lakukan setelah kondisi rileksasi yang dialami teman saya, Nasuri Suray begitu dalam. Kemungkinan besar gelombang delta dengan frekuensi 1-3 Hertz sudah dicapainya. Ini bisa diketahui setelah teman saya melihat masa depan dirinya sendiri.

Dalam kondisi otak berada di gelombang delta inilah paranormal atau para cenayang bahkan para nabi bisa meramalkan masa depan seseorang atau dirinya sendiri. Namun bukan persoalan melihat masa depan ini yang mau saya sampaikan. Dalam gelombang ini pula, Suray bisa melihat siapa saja pelindung Presiden Republik Indonesia ini.

Saat itu Suray seperti ditarik mendekati Jokowi, panggilan akrabnya Pak Presiden. "Tiba-tiba saya merasa orang-orang ini seperti bertanya pada saya, ada apa?"ujar Suray.

Rupanya selain pertanyaan yang mengagetkan itu, Suray juga agak terpana dengan banyaknya penjaga Sang Presiden. "Ada puluhan. Lebih dari sepuluh. Lima puluhan mungkin karena saya tidak melihat satu per satu,"ujar Suray.

Suray pun menuturkan beberapa penjaga Sang Presiden yang menarik perhatiannya. Yang pertama di sebelah kanan, ada seorang raja dari tanah Sunda, Prabu Siliwangi IV dengan kumis dan jenggot serta mahkota agak mengerucut. Di sebelah kiri ada puteri cantik dengan rambut terurai dan mengenakan kemben kain jarik. "Di kepalanya ada mahkota. Puteri itu sangat cantik, cuma saya tidak tahu namanya,"jelas Suray.

Selanjutnya ada tiga macan (harimau) putih yang berdiri di sebelah kiri dan kanan Jokowi serta di depannya. "Saya tidak tahu nama-nama mereka.Tapi mereka berkeliling. Macan dengan warna loreng-loreng,"jelas Suray. 

Tahun 1960an, di pesisir pantura Lamongan juga viral kisah tentang adanya penjaga rumah mewah, pabrik, gudang dan para pejabat lokal daerah oleh harimau putih secara gaib milik seorang tokoh spiritual sakti mondro guno. Siapa bisa minta jasa penjagaan gaib itu dengan memberi mahar setiap bulan sesuai kesepakatan bersama. Salah seorang teman saya, ortunya pernah ditawari jasa penjagaan harimau putih itu secara gaib. Karena teman saya ini alumni pesantren yang akidahnya shohih dan lurus menyarankan ortunya untuk tidak percaya hal hal tersebut, serahkan semua pada Allah, minta penjagaan Allah dengan tekun beribadah dan amal sholih. 
Alhamdu lillaah, kata teman saya,  selama ini tidak terjadi apa apa di keluarga dan usaha ortu kami mas dono.

Post a Comment

0 Comments