Socialize

Pengkerdilan Makna Khilafah.


Oleh: Ahmad Darojul Ali

(Alumni Penpes YTP, Kertosono, Jatim)

Harianindonesiapost.com Allah menghadirkan kita manusia di dunia ini dalam dialog dengan malaikat sebagai kholifah, al baqoroh ayat 30. Tetapi malaikat seakan protes ya Allah apakah engkau hanya akan menjadikan seorang kholifah yang kerjaannya buat kerusakan dibumi dan mengalirkan darah, tak cukupkah kami2 para malaikat yang selalu tasbih dan memahasucikan engkau ?
 Ada semacam kampanya cukup intensif yang luarbiasa, " MARI KITA LAWAN SIAPAPUN PENGUSUNG KHILAFAH .....!!!!.
Dengan sengaja ayat 30 baqoroh tadi dengan demikian seperti ingin di hapus.
Maksudnya mungkin tidak ingin menghapus ( nasekh ), tapi dengan gencarnya kampanye pengkerdilan istilah khilafah, seakan tak menerima firman Allah tadi.
Sekarang tertanam disebagian umat, khilafah itu sesuatu yang menakutkan, intoleran, radikal, kelompok anti tasamuh, anti NKRI dan perlu diperangi.
Bukankan masa kepemimpinan Abu Bakar, Umar Bin Khotob, Usman Bin Afan, Ali Bin Abi Tholib adalah disebut masa kekhilafahan pada masanya masing2..?
Jadi logikanya masa kekhalifahan khulafaurrosyidin adalah masa kepemimpinan intoleran, anti tasamuh , radikal jadinya... 
Pasca khulafaurrosyidin, kekhalifahan di satu sisi tak senyawa dengan kepemimpinan yang di contohkan Nabi Muhammad, karna dalam kepemimpinan sekarang, Nabi bukan raja atau soltan, tapi seorang presiden. Disisi lain kekhalifahan silih berganti dari bani Umayah, Fatimah, Usmaniyah berakhir di Turki, telah membawa masa keemasan islam yang cemerlang.
 Jadi sesungguhnya, yang perlu kaji ulang dan telah terjadi pergeseran ma'na khilafah itu bukan subtansi khilafah itu sendiri, tapi format khilafah yang di tawarkan HTI kurang atau tidak cocok dengan keindonesiaan.
Sementara, kita semua hadir dialam raya ini Allah jadikan kita sebagai khalifah.
Disinilah perlunya kehati - hatian semua pihak, sehingga jangan sampai Allah justru marah dengan kita, dengan bangsa ini, seolah kita menolak titah Allah secara berjamah dengan firmannya yang agung, al baqoroh ayat 30.



Akhmad Darojul Ali
(Alumni YTP Kertosono Jawa Timur)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel