Allah Tidak Mempermalukan Orang Bersalah Di Depan Orang Banyak


Oleh: Ahmad Darojul Ali

(Alumni Ponpes YTP, Kertosono dan Dosen Universitas Ibnu Chaldun, Jakarta)


Harianindonesiapost.com Ketika Allah memanggil Nabi Isa dalam sebuah pengadilan di hari kiyamat.
Orang2 yang mengaku pengikut Nabi Isa di hadirkan semua.

Ditengah lautan manusia, Allah bertanya pada Nabi Isa.
Hai Isa, benarkah engkau dan ibumu Maryam mendeklarasikan dua tuhan selain aku ?.

 Nabi Isa menjawab,
Maha suci engkau ya Allah, tidak patut aku mengatakan sesuatu yang seharusnya tidak kukatakan.
Jika aku mengatakan tentu engkau mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha mengetahui perkara yang ghoib2.

 Nabi isa meneruskan pembelaannya, Ya Allah aku tidak pernah mengatakan sesuatu kecuali Engkau perintahkan, yaitu hendaklah manusia menyembah pada Engkau, Tuhanku dan Tuhan kamu semua.
Maka tatkala Engkau Ambil nyawaku, Engkau menyaksikan mereka dan lebih dekat daripada aku.

Seluruh manusia ( jutaan atau milyaran ) melihat Nabi isa dalam pembelaannya dipengadilan Robbul Jalil. Seakan mereka minta tolong pada Nabi isa. Hai isa, belalah kami semua ini.

Nabi isi juga menengok mereka, lalu bermohon pada Allah.

Ya Allah, bila Engkau menyiksa mereka, itu hakmu, tapi mereka juga hamba2MU, engkau yang menciptakan hadir di alam dunia.
Jika Engkau memaafkan mereka, sungguh Engkau Maha Pengampun lagi Maha bijaksana.

Allah menjawab pembelaan Nabi Isa.

Hai Isa, hari ini adalah hari yang sangat bermanfaat orang2 yang benar akan kebenaran mereka, bagi mereka tentu sorga dan kekal didalamnya.

SubhanaAllah..
Maha suci Allah.

Dipengadilan yang dasyat itu, Allah tau bahwa Nabi Isa tidak bersalah, yang salah lautan manusia itu yang menjadikan Isa dan ibunya jadi Tuhan.

Tapi Allah tidak bilang pada orang2 yang bersalah itu, 
Hai kamu,
Hai kalian,
Hai para pendusta,
Hai para penghianat ketuhanan.

Masuk kalian ke Neraka.
Sudah turun Al Quran juga masih kurang ajar.

Tidak..
Tidak..
Tidak begitu Allah memperlakukan orang2 bersalah bahkan mereka kafir didepan lautan manusia.

Sungguh indah komunikasi Allah.
Sungguh menakjubkan gaya bahasa Al Quran.

Waallahu'alam.

Jakarta, 30 oktober 2019.

Post a Comment

0 Comments